Liga Tak Dapat Izin Bergulir, Pemain Borneo Kembali Diliburkan

JAKARTA – Jajaran pelatih Borneo FC akhirnya memilih meliburkan aktivitas latihan bersama untuk sementara waktu, sebagai tindaklanjut ditundanya pengguliran Liga 1 Indonesia. Namun, para pemain tetap dibekali program mandiri untuk mempertahankan kondisi kebugarannya.

“Kita sudah memberikan program individual training ke para pemain agar mereka tetap beraktivitas agar nanti ketika tim kumpul kondisi pemain tidak drop,” ujar asisten pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin, dalam keterangan resmi klub, Kamis (1/10/2020).

Keputusan meliburkan pemain itu menyusul ditundanya lanjutan Liga 1 Indonesia, akibat tak mendapat perizinan dari pihak kepolisian. Mereka akan kembali berlatih bersama pada 6 Oktober. Amir menyebut, ditundanya kompetisi tentu mempengaruhi mental para pemain. Apalagi mereka telah menjalani latihan berat selama dua bulan lebih, saat kompetisi masih dijadwalkan pada 1 Oktober. Ia berharap, dengan meliburkan aktivitas latihan bersama, bisa mengembalikan kondisi mental Diego Michiels dan kawan-kawan, sembari menunggu nasib liga.

“Dengan belum pastinya liga bergulir, maka tim pelatih memutuskan untuk meliburkan sementara supaya para pemain bisa berjumpa keluarga. Karena secara psikologis situasi ini sangat mempengaruhi mental mereka,” tandasnya.

Sebelumnya, manajemen Borneo FC kecewa lanjutan Liga 1 Indonesia tak jadi digelar pada 1 Oktober, dan harus ditunda dalam waktu yang belum ditentukan. Manajer Borneo FC, Farid Abubakar mengatakan, perytemuan beberapa kali dengan operator, tak menyinggung soal izin keamanan dari pihak kepolisian.

Maka klub mengira lampu hijau sudah didapatkan oleh federasi maupun operator liga. “Kecewa pastilah ada. Karena kita sudah menjalani beberapa kali meeting dan tidak ada sama sekali bahasan perihal izin keamanan dari kepolisian. Jadi terkesan sekarang liga ini menjalankan kelanjutan liga secara terburu-buru,” kata Farid. (Ant)

Lihat juga...