Lima Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran Kantor Disnaker Keerom

JAYAPURA – Satuan Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Keerom, menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus pengerusakan dan pembakaran kantor pemerintahan di Kabupaten Keerom, Papua, pada pekan lalu.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan dari 16 saksi, penyidik Reskrim Polres Keerom telah menetapkan lima orang sebagai tersangka.

“Lima orang tersangka tersebut ada yang tertangkap tangan dan ada dari hasil pengembangan penyelidikan,” ungkapnya di Jayapura, Selasa (6/10/2020).

Untuk barang bukti, kata dia, sudah dikumpulkan dan telah dibawa ke Labfor untuk didalami.

“Sebagaimana kita ketahui, pada Jumat (3/10) telah dilakukan pemeriksaan TKP kebakaran bangunan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Keerom, dan Kantor Badan Pemerintahan Kampung (BPMK) Kabupaten Keerom oleh Tim Labfor Polda Papua,” tutur dia.

Dengan hasil, pada lokasi api pertama kebakaran berada di ruang bagian dalam kantor sisi tenggara Kantor Disnaker, dan di ruang bagian dalam sisi timur Kantor BPMK.

“Barang bukti yang diamankan berupa abu arang sisa kebakaran pada bagian dalam ruang kantor dan botol bekas minuman yang diduga berisi akseleran premium, serta potongan besi yang digunakan untuk menyulut api,” ujarnya.

Lalu, Sabtu (4/10) telah dilakukan olah TKP oleh Tim Identifkasi Polda Papua. Selanjutnya dibuatkan sketsa TKP dan penyitaan barang bukti di TKP, yakni pecahan kaca jendela, pecahan botol minuman keras yang berisikan bensin, batu, jerigen terbakar.

Sehari sebelumnya, Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, didampingi Danrem 172/PWY, Brigjen TNI Izak Pangemanan, dan PJU Polda Papua, serta PJU Kodam XVII/Cenderawasih, melakukan peninjauan TKP pengerusakan dan pembakaran kantor pemerintahan di Kabupaten Keerom.

“Proses penyelidikan dan penyidikan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Keerom berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/230/X/2020/SPKT Keerom tanggal 2 Oktober 2020,” katanya. (Ant)

Lihat juga...