Longsor di Tasikmalaya Mengorbankan Satu Warga

Sejumlah petugas dan masyarakat membersihkan material longsoran tanah di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (12/10/2020) – Foto Ant

Tasikmalaya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya menyebut, satu orang meninggal dunia akibat tertimbun material tanah pada bencana longsor di Desa Malatisuka, Kecamatan Gunung Tanjung, Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (12/10/2020).

“Di Kecamatan Gunung Tanjung, Desa Malatisuka, longsor, satu orang meninggal dunia, satu rumah hancur,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Nuraedidin, Senin (12/10/2020).

Berdasarkan laporan lapangan, korban meninggal atas nama Abdul Rohman (83). Korban tidak berhasil menyelamatkan diri, ketika material longsor menimpa rumahnya. Selain menyebabkan korban jiwa, bencana alam longsor dan banjir itu telah menimbulkan kerusakan rumah warga dan fasilitas umum lainnya. “Akses jalan di beberapa titik juga terputus,” tambahnya.

Bencana alam banjir dan longsor itu terjadi di 11 kecamatan, yang disebabkan hujan deras dan berlangsung lama mengguyur wilayah Tasikmalaya pada Minggu (11/10/2020). Jajaran BPBD setempat, sudah diterjunkan untuk membantu warga yang terdampak banjir maupun longsor. Mereka membersihkan material longsor yang menimbun rumah maupun badan jalan. “Kita bagi beberapa tim untuk melakukan penanganan bencana,” katanya.

Kecamatan yang dilanda longsor adalah, Parungponteng, Salopa, Jatiwaras, kemudian longsor dan banjir di Kecamatan Sodonghilir. Sedangkan yang dilanda banjir adalah, Bojongasih, Cipatujah, Sukaraja, Bantarkalong, Gunungtanjung, Tanjungjaya, dan Karangnunggal. “Petugas di lapangan masih melakukan pendataan secara akurat, terkait jumlah rumah warga dan kerugian materi dampak dari bencana alam tersebut. Kita masih melakukan penanganan dan pendataan di lapangan,” tandasnya. (Ant)

Lihat juga...