Masa Penawaran ORI018 Dibuka, Kuponnya 5,7 Persen

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JAKARTA — Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko (DJPPR) kembali menerbitkan surat berharga negara (SBN) ritel atau obligasi ritel seri 018 (ORI018). Masa penawaran dibuka sejak hari ini, Kamis 1 Oktober 2020 hingga 21 Oktober 2020.

Dirjen PPR, Luky Alfirman mengungkapkan, di samping merupakan instrumen investasi yang aman dan terjangkau, ORI018 juga menawarkan tingkat kupon yang menarik, sebesar 5,7 persen pertahun dan bersifat tetap (fix rate).

“Investasi bisa dimulai dari Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar. Pembayaran kupon akan dilakukan pada tanggal 15 setiap bulannya, dan pembayaran kupon pertama kali disalurkan pada 15 Desember 2020” terang Luky dalam sambutannya di acara Pembukaan Masa Penawaran ORI017 yang berlangsung secara virtual, Kamis (1/10/2020).

ORI018 sendiri adalah obligasi Negara tanpa warkat, dengan demikian dapat diperdagangkan di pasar sekunder, dan hanya diperbolehkan kepada investor domestik/lokal yang mengacu pada digit ketiga kode Nomor Tunggal Identitas Pemodal (Single Investor Identification/SID).

Lebih lanjut, Luky menyatakan, selain mendapat manfaat individu, berinvestasi di ORI018 memberikan manfaat bagi negara atas kontribusinya dalam mendukung pembiayaan APBN, termasuk untuk pemulihan ekonomi nasional dan penanggulangan pandemi.

“Jadi, investor ORI dapat tetap menjaga keberlangsungan rencana keuangan pribadinya di kemudian hari sekaligus memberikan manfaat bagi sesama dan negara,” tandasnya.

Pada forum yang sama, Direktur Surat Utang Negara DJPPR, Deni Ridwan mengatakan, bahwa metode pembelian ORI018 sangat mudah, seluruh prosesnya dapat dilakukan secara online, di mana pun dan kapanpun, investor dapat melakukan transaksi.

“Kalau dulu kan harus beli langsung di kantor di bank mitra distribusi, itupun tidak semua daerah ada layanannya. Nah sekarang semua sudah online. Cukup dengan gadget kita sudah bisa beli ORI, kapan dan di mana pun,” papar Deni.

Adapun mitra distribus yang ditetapkan pemerintah untuk melayani pembelian ORI antara lain: Bank Central Asia, Bank OCBC NISP, Bank Mandiri, Bank Panin, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank DBS Indonesia, Bank Permata, Bank HSBC Indonesia, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank UOB Indonesia, Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Commonwealth, Bank Maybank Indonesia, Bank Danamon Indonesia, Bank CIMB Niaga, PT. Trimegah Sekuritas Indonesia, PT. Bareksa Portal Investasi, PT. Danareksa Sekuritas, PT. Star Mercato Capitale (Tanamduit), PT Bahana Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT. Nusantara Sejahtera Investama, PT Investree Radhika Jaya, PT Mitrausaha, dan PT Lunaria Annua Teknologi.

“Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di ORI018 saat ini sudah dapat melakukan registrasi dengan cara menghubungi 26 Mitra Distribusi tersebut. Mereka telah ditetapkan untuk melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik atau online,” pungkas Deni.

Lihat juga...