Pandemi Corona, Sri Windari Lancar Bayar Angsuran ‘Modal Kita’

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MALANG – Kondisi pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak bulan Maret lalu hingga saat ini, ternyata tidak berimbas bagi usaha pakan burung yang ditekuni salah satu anggota Modal Kita Koperasi Unit Desa (KUD) Suluh Sejahtera Mandiri kelompok Anggrek di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Kedungkandang, Sri Windari, sejak 8 tahun lalu.

“Selama pandemi, alhamdulillah usaha pakan burung sama sekali tidak terkena dampak, tidak ada pengaruhnya. Jadi pembayaran angsuran ke Modal Kita juga tidak ada kendala,” ujarnya kepada Cendana News saat ditemui di rumahnya, Sabtu (10/10/2020).

Disebutkan, Sri Windari sendiri mengaku sudah menjadi anggota Modal Kita selama tiga tahun dan sudah pernah mengajukan pinjaman sebanyak tiga kali.

“Pinjaman pertama 2 juta, pinjaman kedua 5 juta dan pinjaman ketiga juga 5 juta. Semuanya digunakan untuk tambahan modal usaha pakan burung,” imbuhnya.

Menurut Sri, selama ini ia merasakan bahwa pinjaman dari Modal Kita sangat membantu masyarakat yang ingin memulai usaha atau yang ingin mengembangkan usaha, termasuk dirinya. Selain karena angsurannya yang ringan, jika ada keterlambatan membayar angsuran tidak ada denda.

Hanya saja menurutnya, saat ini jumlah maksimal pinjaman yang diberikan Modal Kita terbilang masih sedikit, hanya 5 juta rupiah.

“Harusnya pinjaman bisa lebih dari 5 juta, kalau bisa 20 juta, agar anggota tidak perlu lagi pinjam ke luar,” harapnya.

Lebih lanjut disampaikan Sri, saat ini produk pakan burung WP yang dikembangkannya bersama sang suami sudah dipasarkan di Malang dan luar area Malang.

“Untuk pemasaran di Malang ada di daerah Dampit, Kepanjen, Tumpang, Randu Agung, Singosari dan Dinoyo. Sedangkan di luar Malang banyak pesanan dari Kediri, Tulungagung dan Lumajang,” akunya.

Disebutkan, pakan burung yang Sri jual bukan pakan burung biasa karena diracik sendiri dengan menggunakan bahan-bahan yang berkualitas.

“Bahan campurannya miled putih, ketan hitam, madu, minyak khusus untuk penghangat burung, telur bubuk,” terangnya.

Ada juga cemilan untuk burung yang terbuat dari tepung roti dengan pewarna alami sari sayur, biji sawi, milet putih, dan biji bunga matahari.

Dibandingkan produk lainnya, pakan burung WP memiliki keunggulan lebih tahan lama karena bahan-bahannya disangrai.

“Keunggulan produk saya, semua bahannya serba disangrai sehingga meskipun sampai jangka waktu 6-7 bulan tidak mungkin keluar ulatnya. Untuk harganya mulai 7 ribu sampai 8,5 ribu,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Modal Kita Kelompok Anggrek, Darmanto, mengatakan selama ini pembayaran angsuran dari Ibu Sri Widari selalu lancar mulai dari pinjaman yang pertama sampai ketiga.

“Ibu Sri Widari selama ini memang tidak ada kendala dalam pembayaran angsuran. Dan termasuk salah satu anggota saya yang tertib membayar angsuran,” pungkasnya.

Lihat juga...