PB Lemkari Ingin Atlet Karate Indonesia Raih Prestasi Dunia

Editor: Koko Triarko

Ketua Umum PB Lemkari, Leonardy Harmainy Datuk Bandaro Basa, memberikan sambutan usai pelantikan PB Lemkari Periode 2020-2024 di Padang, Kamis (29/10/2020)/Foto: M Noli Hendra

PADANG – Pengurus Provinsi  Lembaga Karate-do Indonesia (Lemkari) di seluruh Indonesia, diharapkan mengaktifkan lagi cabang dan dojo-dojo, dan diminta tetap latihan di masa pandemi Covid-19.

Ketua Umum PB Lemkari, Leonardy Harmainy Datuk Bandaro Basa, menyatakan dengan cara tersebut, diharapkan PB Lemkari kembali menuai prestasi tingkat dunia.

“Penting untuk menanamkan semangat, bahwa Lemkari harus kembali menorehkan atlet berprestasi dunia,” katanya, usai pelantikan PB Lemkari Periode 2020-2024, Jumat (30/10/2020).

Untuk itu, pengurus yang baru dilantik harus menjadikan PB Lemkari yang akur dan rukun, untuk meraih prestasi berdasarkan anggaran dasar, anggaran rumah tangga dan sumpah karate. Sehingga, harus memperkuat pengurus provinsi, pengurus cabang dan memperbanyak dojo.

Leonardy menegaskan, memperbanyak dojo adalah program prioritas, di samping memperbanyak pelatih dan guru-guru yang terhimpun di dewan guru yang secara keilmuan dan teori olah raga karate mampu menghasilkan atlet-atlet berprestasi.

“Dengan demikian, kita telah turut menyumbangkan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, yakni mengharumkan Indonesia di kancah internasional,” jelasnya.

Ke depan, sesuai Anggaran Rumah Tangga di PB Lemkari periode 2020-2024, majelis sabuk hitam harus memiliki dojo dan minimal dojo memiliki murid (kohai) sebanyak 20 orang.

”Keinginan kita, atlet PB Lemkari kembali berprestasi di tingkat dunia. Kita sumbangkan untuk negara kita ini, para atlet yang menjadi juara-juara dunia,” tegasnya.

Menurutnya, hal itu bakal diterapkan untuk kenaikan sabuk hitam, di mana dia harus memiliki dojo. Sebab, dulu pemilik sabuk biru dan coklat saja sudah memiliki dojo. “Makanya, kita optimis akan tumbuh dojo sebanyak-banyaknya dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Dojo-dojo diminta Leonardy kembali aktif berlatih dengan memperhatikan protokol kesehatan. Leonardy mencontohkan di acara pelantikan tadi, ada permainan kata dan komite. Kata dan Komite bisa dilakukan dengan memakai masker. Apalagi, jika hanya latihan biasa.

“Jadi latihan tetap bisa dilakukan, yang penting pakai masker, jaga jarak dan sering mencuci tangan. Latihan terus, tetap semangat semoga dari dojo yang mulai aktif kembali lahir para juara dunia. Martinel, bisa, kenapa kita tidak bisa?” harapnya, yang juga sebagai Ketua Badan Kehormatan DPD RI periode 2020-2024 itu.

Lebih jauh dia menyatakan, mengumpulkan asa menuai prestasi adalah mengumpulkan asa atau harapan-harapan dengan membesarkan dojo untuk menuai prestasi yang mengharumkan nama bangsa. Tak lupa, harapan dan semangat yang tumbuh pada jiwa anak bangsa disematkan nasionalisme.

Ke depan, pun senioritas yang mulai hilang bakal dihidupkan lagi, karena di organisasi beladiri Lemkari ada proses belajar dan mengajar, ada yang melatih dan berlatih.

Dengan cara ini, harmonisasi, keseimbangan, keselarasan akan tumbuh. PB Lemkari pun bakal mendorong pengurus provinsi dan cabang di seluruh Indonesia membina hubungan harmonis dengan pemerintah daerah, dengan KONI dengan Forki dan organisasi olah raga bela diri lainnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum I dalam kepengurusan PB Lemkari periode 2020-2024, Firdaus Ilyas, menyatakan optimismenya akan kepemimpinan Leonardy. Dalam Kongres XV PB Lemkari yang memilih Leonardy secara aklamasi, terlihat harapan pengprov di Indonesia untuk perbaikan organisasi ke depannya.

Ia pun mengungkapkan keprihatinannya saat melihat keaktifan pengprov di Kongres XV PB Lemkari pada 20 Agustus 2020 lalu, hanya 31 pengprov yang masih aktif.

“Kita harapkan kepada Bapak Leonardy untuk bisa mengembalikan pengprov seluruh Indonesia menghidupkan organisasinya kembali,” ujarnya berharap.

Lihat juga...