Peluang Usaha Alternatif, Kreasikan Jeruk Kasturi jadi Minuman Olahan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Kreasi olahan untuk dikembangkan jadi produk tertentu bisa dilirik menjadi peluang usaha alternatif.  Hal itu bisa dilakukan melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.

Linda, misalnya, warga kompleks Bekasi Permai, Blok AG Bekasi Timur, mengembangkan jeruk kasturi sebagai bahan baku utama untuk dijadikan minuman menyegarkan yang ditawarkan secara online ataupun sistem reseller.

Dia menamakan produknya Kasturi Drink untuk menambah rasa dicampur dengan selasih, gula putih, nata decoco. Diakuinya, cukup diminati berbagai pihak apalagi saat musim panas.

“Ini minuman menyegarkan tanpa bahan pengawet, mengusung tagline hadir di waktu yang tepat. Jeruk Kasturi yang digunakan asli dari Kalimantan, dan semua tentu mengetahui khasiat dari jeruk tersebut,” ujar Linda, saat mengikuti sebuah acara bazar di Bekasi, Selasa (27/10/2020).

Dikatakan, produk kreasi minuman saat ini memiliki berbagai pilihan. Tetapi dengan terus mengikuti pelatihan dan browsing, dia memilih memproduksi Kasturi Drink bersama ibunya di rumah.

Menurut dia, produksi dilakukan secara manual dengan jeruk diperas. Namun dipastikan bahwa higienitas tetap terjaga. Meski tanpa bahan pengawet produk minuman Kasturi Drink tersebut bisa bertahan satu minggu. Kalau disimpan dalam frezer bisa satu bulan bertahan.

“Selama pandemi Covid-19, jumlah pesanan terus meningkat sebenarnya. Karena Jeruk Kasturi memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Tapi saya tidak mengklaim ini adalah minuman obat, melainkan minuman penyegar,” tukasnya.

Diakuinya, selama ini selain pemasaran online melalui grup, FB dan lainnya juga mengenalkan produk tersebut di setiap kegiatan bazar. Saat ini jelasnya jumlah pesanan harian bisa menembus hingga 100 botol.

Di masa pandemi minuman Kasturi produksinya tetap banyak menerima pesanan, karena rasa jeruknya sangat kental. Meskipun sudah dicampur gula putih, selasih dan nata decoco rasa asam jeruk kasturi tersebut masih terasa di lidah.

“Kami, tidak memiliki galeri khusus. Hanya jual melalui online seperti WA grup atau pun promosi dari mulut ke mulut. Tapi ada juga yang meminta untuk dijual di warung-warung, itu banyak juga,” ujarnya.

Untuk harga reseller Linda mengaku menjual dengan Rp5000/botol. Selanjutnya mereka mau jual berapa terserah. Satu botol Kasturi Drink diakui Linda modalnya Rp2500. Itu sudah sama dengan kalkulasi harga botol. Sebulan Linda bisa menghasilkan Rp3  jutaan lebih.

Selain Kasturi Drink, Linda juga memproduksi aneka makanan olahan kebab yang dinamakan dapur Bay Food. Produk tersebut mengikuti penganan kekinian sebagai tambahan penghasilan.

“Saat ini kami tengah mengurus izin halal dan Haki untuk minuman kasturi. Kami mencoba mendaftar dan difasilitasi oleh Skill Development Centre (SDC) Bekasi,” pungkasnya.

Lihat juga...