Pengendara Tertib Lalu Lintas di Kebumen Diberi Sayuran dan Jamu

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

KEBUMEN – Berbagai terobosan dilakukan jajaran Polres Kebumen untuk mengajak masyarakat tertib dalam berlalu-lintas. Salah satunya dengan memberikan reward  berupa sayuran dan jamu kepada pengendara yang tertib dan membawa surat-surat kendaraan lengkap.

Pembagian sayur dan jamu tersebut diinisiasi oleh Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan. Menurutnya, selain untuk lebih menarik masyarakat supaya tertib berlalu-lintas, pemberian sayur dan jamu juga sekaligus untuk mendekatkan sosok polisi dengan masyarakat.

“Kita ingin bisa lebih dekat dengan masyarakat, supaya termemori bahwa bagi siapapun yang tertib, maka tidak perlu takut dengan polisi, bahkan sebaliknya, kami sangat berterima kasih kepada pengendara yang tertib,” ucap Kapolres, Kamis (29/10/2020).

Saat ini jajaran Polres Kebumen sedang menggelar operasi zebra candi guna menekan angka kecelakaan lalu-lintas. Kapolres menekankan, kecelakaan terjadi dengan diawali dari sebuah pelanggaran. Karenanya, melalui operasi zebra candi 2020 ini, ia mengajak masyarakat Kebumen untuk lebih tertib berkendara.

“Operasi zebra candi kali ini dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, sehingga selain kepatuhan berlalu-lintas, kita juga mengajak pengendara untuk mematuhi protokol kesehatan, terutama dalam penggunaan masker,” kata AKBP Rudy.

Lebih lanjut Rudy menjelaskan, beberapa bentuk pelanggaran yang menjadi sasaran operasi zebra candi di Kebumen yaitu tidak memakai helm dan masker, bermain HP sampai berkendara, pengendara yang masih berusia di bawah umur, berkendara dengan melebihi batas kecepatan maksimal, melanggar rambu lalu-lintas serta kendaraan tidak dilengkapi surat-surat.

“Pengendara yang kedapatan mengkonsumsi alkohol juga menjadi sasaran operasi kita, karena membahayakan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu pengendara yang tertib mematuhi aturan, Asidi mengatakan, ia mendapat sayuran yang diberikan langsung oleh kapolres Kebumen. Menurutnya, reward yang diberikan tersebut, meskipun nilainya tidak seberapa, namun akan memberikan kesan mendalam bagi pengendara. Sehingga pengendara lebih terdorong untuk mematuhi aturan.

“Tadi dikasih kol dan wortel oleh Kapolres, pengendara lain yang tertib ada yang dikasih jamu juga. Ini terobosan baru yang membuat kami pengendara yang tertib aturan merasa lebih dihargai oleh polisi,” tuturnya.

Asidi menyampaikan, selama berkendara ia kerap merasa terganggu dengan adanya kendaraan yang menggunakan knalpot brong atau knalpot yang mengeluarkan bunyi sangat keras. Ia berharap, petugas juga menindak pengguna knalpot brong karena mengganggu kenyamanan pengendara lain.

Lihat juga...