Penggunaan Alsintan Modern Percepat Produksi Pertanian

PONTIANAK – Sejumlah petani yang ada di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat mulai merasakan manfaat dari penggunaan alat mesin pertanian (Alsintan) modern yang terbukti dapat meningkatkan dan mempercepat produksi pertanian mereka.

“Dengan adanya  Alsintan yang diberikan oleh Pemkab Landak, saat ini kita bisa lebih produktif dalam bertani. Hasilnya juga meningkat,” kata Ponimin, salah satu anggota Kelompok Tani Tapakung Jaya, Kecamatan Mandor, Jumat.

Menurutnya, saat ini kelompok taninya memiliki luas areal lahan 27,2 hektare dengan jumlah anggota tani sebanyak 34 orang yang menghasilkan produktivitas berkisar 8,7 ton gabah pada panen sebelumnya.

“Benih dan alsintan juga telah dirasakan oleh Kelompok Tani Tapakung Jaya. Dari Pemkab Landak salah satunya juga ada  Combine Harvester untuk melakukan pemanenan padi secara modern dan saat ini kita bisa mempercepat proses panen dan hasilnya juga melimpah,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mengatakan bahwa dirinya sangat serius mengembangkan potensi pada bidang pertanian dan perkebunan yang mana di Kabupaten Landak potensi tersebut sangat berpeluang untuk dikembangkan.

“Saya sebagai Pemerintah Daerah Kabupaten Landak memang sangat menaruh perhatian pada bidang pertanian dan perkebunan, karena potensi dua bidang tersebut memang sangat luar biasa jika kita kembangkan di Kabupaten Landak. Salah satu modal utama kita adalah tanah kita yang masih luas dan masih bisa kita manfaatkan untuk bercocok tanam,” kata Karolin.

Dirinya terus berupaya untuk meningkatkan pertanian di Kabupaten Landak ke arah pertanian modern dengan memberikan berbagai program baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Kabupaten seperti subsidi benih dan  Alsintan.

“Melalui koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Provinsi, saya mendorong program-program pertanian ke Kabupaten Landak. Makanya untuk alat pertanian setiap tahun pasti ada kita anggarkan, namun yang terpenting adalah kekompakan kita semua dalam mendukung pertanian di Kabupaten Landak,” kata Karolin. (Ant)

Lihat juga...