Permintaan Ikan Segar Isi Kolam Pemancingan di Bekasi, Menjanjikan

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Permintaan ikan segar air tawar seperti jenis paten, ikan mas dan lainnya di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat jadi lahan bisnis menjanjikan. Permintaan pasokan terus mengalir terutama dari kolam pemancingan dan rumah makan.

Nemin, warga Pondok Melati, Kota Bekasi, pemasok ikan ke tempat pemancingan dan rumah makan di wilayah Bekasi dan sekitarnya mengaku sehari rata-rata bisa menjual ikan segar mencapai dua kuintal. Dia hanya sebagai agen dengan mengambil ke pembudidaya di wilayah Bogor.

“Permintaan ikan segar di hari biasa stabil sehari bisa dua kuintal. Tapi berbeda menjelang akhir pekan, biasanya permintaan dari tempat pemancingan seperti ikan mas, mujair, paten dan ikan air tawar lainnya melonjak bisa mencapai satu ton sabtu-minggu. Omzet sehari bisa puluhan juta, tapi itu capainya karena harus keliling,” ujarnya kepada Cendana News, Selasa (27/10/2020).

Permintaan akan meningkat saat memasuki akhir pekan. Apalagi panen ikan sepi, harus putar otak mencari petani ke berbagai wilayah untuk memenuhi kebutuhan tempat pemancingan. Karena pelanggan ramai dan membutuhkan ikan dengan jumlah lebih banyak dibanding hari biasa.

Menurutnya suasana pandemi Covid-19, permintaan dari kolam pemancingan terus melonjak. Banyak orang menghabiskan waktu ke tempat pemancingan.

Nemin memiliki kolam ikan tersendiri di rumahnya,  selain budidaya ikan air tawar dan pembibitan. Tapi dia juga mengambil ikan ke pembudidaya di wilayah Bogor untuk mengisi ditempat pelanggan.

“Profesi ini saya sudah jalani sejak muda, sudah puluhan tahun lah. Alhamdulillah hasilnya cukup untuk membiaya keluarga,” ujarnya tidak menyebut omzet.

Budidaya ikan tetap dilakukan oleh Nemin, tapi menurutnya budidaya harus menunggu waktu panen. Sehingga dia memilih untuk memasarkan ikan petani budidaya yang telah jadi partner-nya sejak dulu di beberapa tempat terutama di wilayah Bogor.

Menurutnya bisnis tersebut sebenarnya lebih menjanjikan. Tetapi diperlukan kepercayaan baik dari petani pembudidaya ikan dan konsumen. Lebih menguntungkan lagi, jika memiliki petani budidaya binaan sendiri.

Berkat kepercayaan pelanggan, Nemin mengaku tidak hanya memasok ikan segar di wilayah Kota Bekasi. Tetapi ada di wilayah Jakarta seperti Jakarta Timur dan Bogor.

“Soal keuntungan mengikuti harga pasaran ikan, namanya juga bisnis pasti ada seni untung-rugi karena pastinya pelanggan tidak mau tau harga naik. Untungnya kecil kisaran Rp3000-5000/Kg. Tapi kan rutin,” jelasnya mengaku sudah memiliki pelanggan tetap.

Lebih lanjut dikatakan, permintaan ikan segar menjelang akhir pekan bisa meningkat drastis bisa mencapai satu ton jika dikalkulasi, permintaan terutama untuk tempat pemancingan bisa mencapai satu kuintal di satu tempat.

Ia mengakui bisnis ikan masih memiliki peluang besar, seperti masok ke tempat pecel lele atau lainnya . Tapi dia tidak ingin repot terkadang penjual lainnya untuk pecel ikan lele detail untuk ukuran.

“Saya malas kalo masok ke tempat penjual pecel lele, permintaannya terlalu detail seperti terutama untuk ukurannya. Kan repot harus melakukan pemijahan, waktunya ga ada,” tukasnya.

Lihat juga...