Peserta Debat Publik Pilkada Mamuju Dibatasi

Sosialisasi aturan pelaksanaan debat publik pasangan calon Bupati dan calon wakil Bupati Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat – Foto Ant

MAMUJU – Peserta debat publik pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, dibatasi. Kebijakan tersebut diterapkan, untuk mencegah penyebaran virus COVID-19.

Kampanye dalam bentuk debat publik akan digelar dalam dua tahapan.n “KPU Mamuju akan memfasilitasi kegiatan kampanye politik bagi kandidat yang akan bertarung di Pilkada Mamuju,” kata Ketua KPU Mamuju, Hamdan Dangkang, Rabu (30/9/2020).

Tahap pertama pelaksanaan debat publik direncanakan berlangsung 23 Oktober 2020. Sedangkan debat publik untuk tahap kedua rencananya akan digelar pada 21 November 2020. Namun, peserta debat publik akan dibatasi dan wajib menerapkan protokol kesehatan, pencegahan dan pengendalian pandemi COVID-19. Peserta debat dibuat terbatas, berdasarkan PKPU No.13/2020, di pasal 59 menyebut, pelaksanaan debat hanya diikuti oleh pasangan calon, dua orang perwakilan Bawaslu provinsi atau Bawaslu Kabupaten, empat orang tim kampanye, tujuh atau lima orang anggota KPU Provinsi, atau lima orang anggota KPU Kabupaten.

Dan untuk pasangan calon, tidak dibolehkan berkampanye di akun media sosial selain yang terdaftar di KPU. “Membatasi peserta yang hadir dan paling banyak 50 orang dan wajib menerapkan secara ketat protokol kesehatan,” pungkasnya. (Ant)

 

Lihat juga...