Pesona Warna Warni Gang di Kawasan Pantai Purus Padang

Editor: Makmun Hidayat

PADANG — Kondisi jalan di gang kawasan Purus, Kota Padang, Sumatera Barat, dulunya bisa dikatakan tidak begitu terawat dan bahkan terlihat kumuh. Kawasan itu memang merupakan kawasan padat penduduk yang sebagian besarnya merupakan keluarga nelayan.

Kawasan jalan pemukiman penduduk yang dikenal dengan gang warna warni ini berada di antara kawasan perkotaan yang diapit oleh lingkungan pariwisata Kota Padang. Berada dekat dari Pantai Purus Padang. Tempat ini sebenarnya terbilang tidak begitu jadi perhatian setiap orang yang berada di Pantai Padang.

Adanya gebrakan kreatif komunitas membaca yang ada di Padang yakni Komunitas Tanah Ombak bekerja sama dengan sejumlah pihak, kini, gang warna warni itu turut menjadi perhatian banyak orang, termasuk para pesepeda yang lagi tren di tengah pandemi Covid-19 ini.

Seperti yang dikatakan oleh Antoni, warga Padang yang memang sengaja datang ke gang warna warni dengan sepedanya. “Saya tidak menyangka ternyata tempat ini telah berubah dan benar-benar terlihat warna warni, indah, dan bersih. Dulu tidak seperti ini kondisinya,” ujar Antoni kepada Cendana News, Minggu (4/10/2020).

Ia menjelaskan tidak begitu sulit untuk menemukan tempat itu karena berada dekat dari kawasan wisata Pantai Padang. Tapi untuk menikmati jalan gang warna warni ini disarankan berjalan kaki atau cukup dengan bersepeda saja.

Sebab yang namanya jalan gang sehingga agak sempit, sehingga untuk kendaraan roda empat cukup sulit masuk ke kawasan tersebut. Nah bagi yang suka dengan berfoto-foto di tempat lagi tren, bisa berkunjung ke gang warna warni Purus Padang.

“Tidak hanya ada kondisi jalan yang warna warni. Tapi juga ada beberapa tempat serta lampu penerang jalan yang ada di kawasan itu,” sebutnya.

Antoni juga berharap Pemerintah Kota Padang untuk menyasar tempat-tempat kawasan kumuh yang tidak tertata dilakukan hal yang sama dengan kawasan gang warna warni di Purus Padang tersebut.

Sementara itu, Pengurus Komunitas Tanah Ombak Syuhendri menyebutkan gang warna-warni Tanah Ombak dibuat atas kerja sama dari beberapa pihak termasuk salah satu produsen cat.

“Keberadaan gang warna warni ini sudah ada sejak tahun 2018 lalu. Di mana pengecatannya dilakukan oleh mahasiswa seni rupa dan Jurusan Ilmu Politik Unand,” jelas dia.

Syuhendri mengaku bahwa cukup sulit ketika awal-awal memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar terkait pembuatan gang warna warni tersebut. Namun ketika ada beberapa titik tempat yang sudah mulai dicat, akhirnya sejumlah warga sepakat untuk mengecat jalan gang dan bahkan rumah-rumah mereka dengan warna warni.

“Ya seperti saat ini kawasan gang itu terlihat warna warni dan membuat banyak orang berdatangan dan akibatnya muncul usaha-usaha kecil warga di lokasi itu,” ucapnya.

Lihat juga...