Petani di Mukomuko Dapat Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi

MUKOMUKO  – Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mendapatkan tambahan alokasi pupuk bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan petani yang akan melaksanakan musim tanam ketiga 2020 untuk padi sawah dan tanaman pertanian lain.

“Usulan penambahan pupuk sudah keluar, ada tambahan pupuk subsidi untuk jenis urea, SP36 dan ZA dari pemerintah pusat,” kata Kasi Produksi, Pembiayaan Alat, dan Mesin Pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Supradinata, dalam keterangannya di Mukomuko, Minggu.

Pemerintah setempat melalui Dinas Pertanian sebelumnya mengusulkan penambahan alokasi berbagai jenis pupuk bersubsidi jenis urea untuk memenuhi kebutuhan musim tanam ketiga padi sawah dan untuk tanaman pertanian lainnya.

Namun, daerah ini hanya mendapatkan penambahan alokasi pupuk subsidi untuk jenis urea sebanyak 2.420 ton, pupuk jenis SP36 sebanyak 135 ton, dan pupuk ZA sebanyak 170 ton, sedangkan pupuk jenis NPK Ponska dan organik sedang kosong.

Ia mengatakan penambahan alokasi pupuk subsidi dari pemerintah tersebut tidak hanya untuk petani tanaman pangan dan hortikultura, tetapi juga untuk tanaman perkebunan.

Selanjutnya, ia mengatakan pemerintah setempat akan membuat regulasi terkait dengan alokasi pupuk subsidi masing-masing tanaman pertanian tanaman pangan, hortikultura dan tanaman perkebunan.

Instansinya mengajukan penambahan alokasi pupuk urea karena persediaan pupuk bersubsidi jenis itu yang ada di distributor untuk musim tanam ketiga padi sawah semakin menipis.

Ia menyebutkan persediaan pupuk subsidi di sejumlah wilayah di daerah ini hanya tersisa sebanyak dua ton, bahkan ada alokasi pupuk subsidi untuk wilayah di daerah ini yang kosong.

Alokasi pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian tahun 2020, lanjutnya, sebanyak 11.686 ton, terdiri atas pupuk jenis urea 4.625 ton, SP-36 sebanyak 1.323 ton, ZA 753 ton, NPK 4.375 ton, dan organik 582 ton.

Alokasi pupuk subsidi untuk sektor pertanian tahun ini berkurang dibandingkan dengan tahun 2019, yakni 12.368 ton yang terdiri atas pupuk bersubsidi jenis urea 625 ton, SP-36 sebanyak 1.520 ton, ZA 949 ton, NPK 4.375 ton, dan pupuk subsidi jenis organik 899 ton. (Ant)

Lihat juga...