Ponpes Miftahul Jannah Bekasi Gelar Beragam Perlombaan

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Berbagai cara dilakukan santri saat memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22./10). Beragam perlombaan pun digelar seperti lomba masak nasi liwet, seblak, drama, salawat, hafalan dan dakwah.

Salah satunya seperti di Pondok Pesantren Mifathul Jannah Kranggan, di Kelurahan Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat. Dalam mengisi kegiatan Hari Santri Nasional 2020 mengadakan perlombaan yang diikuti oleh seluruh santri. Perlombaan digelar langsung oleh pengasuh pondok pesantren, Ustazah Fadhillah.

Terpantau para santri begitu antusias mengikuti perlombaan dengan menyiapkan beragam bahan baku seperti mengiris tempe, cabai dan menyiapkan bumbu lainnya. Mereka semangat berlomba dengan dibagi beberapa kelompok antara perempuan dan pria.

Sepeti hasil masakan setelah mendapat penilaian dari juri, langsung dihidangkan untuk disantap bersama oleh santri dan pengurus.

“Pondok Pesantren Miftahun Jannah, mengadakan lomba selama empat hari melibatkan semua santri diisi dengan beragam perlombaan. Kegiatan ini, dilakukan secara rutin setiap tahun,” ungkap Ustazah Fadillah, di pesantrennya kepada Cendana News, Kamis (22/10/2020).

Ustazah Fadhilah, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Jannah, ditemui Cendana News, Kamis (22/10/2020). -Foto: M. Amin

Dikatakan untuk juaranya tidak diberi hadiah piagam tetapi hanya dikasih makanan dan motivasi sebagai penyemangat. Perlombaan itu hanya hiburan karena selama liburan dengan mengisi kegiatan positif.

Pimpinan Pondok Pesantren Mifathul Jannah, Ustaz Ruston Nawawi, mengakui tujuan pelaksanaan lomba di lingkungan pesantrennya untuk membahagiakan santri sempena Hari Santri Nasional.

“Menurut kami santri adalah orang pilihan dan istimewa makanya sempena Hari Santri Nasional 2020 santri di Mifathul Jannah di isitimewakan dengan berbagai macam kegiatan yang insyaallah membahagiakan mereka termasuk lomba masak,” ungkap Ustaz Ruston.

Menurutnya nanti ada hadiah bentuk motivasi. Karena perlombaan dilaksanakan selama beberapa hari ke depan dan puncaknya ada cerdas cermat dan penilaian hafalan.

Lebih lanjut dikatakan Ruston, Pondok Pesantren Miftahul Jannah di Jalan Mess Angkat Laut Gang Cekrok Jatirangga, memiliki seratus peserta didik dari tingkat SD hingga kuliah. Semuanya menetap dalam pondok pesantren.

“Santri di Miftahul Jannah ini boleh dikatakan memiliki latar belakang berbeda ada yatim dan dhuafa semua bercampur jadi satu.  Awalnya memang khusus yatim dan dhuafa saja, tapi sekarang semua ada,” papar Ustaz Ruston.

Ponpes Miftahul Jannah, untuk sekolah formal hanya ada SMP Islam Terpadu Al Ihsan. Dan kegiatan belajar mengajar tatap muka sudah dilaksanakan sejak 16 Juli 2020 lalu. Dia mengaku lingkungannya aman dan khusus santri saja.

“Kami yakin, aman karena peraturan ketat diberlakukan bagi santri. Salah satunya membatasi interaksi dengan orang luar. Bahkan seperti pengajian ibu-ibu dan lainnya diliburkan di pondok pesantren ini,” ungkap Ruston Nawawi.

Lihat juga...