Rumah Betang di Putussubau Selatan Kalbar Terbakar, 10 Warga Terluka

Kebakaran yang melanda Rumah Betang di Dusun Bulan Tinjo, Desa Sayut, Kecamatan Putussibau Selatan, wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat – Foto Ant

PUTUSSIBAU – Petugas Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, merawat 10 orang korban kebakaran, yang melanda Rumah Betang di Dusun Bulan Tinjo, Desa Sayut, Kecamatan Putussibau Selatan. Kebakaran terjadi sekira pukul 20. 20 WIB, Sabtu (17/10/2020) malam.

“Malam ini kami tangani 10 pasien ada luka bakar, luka benda tajam dan keseleo,” kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, Ade Hermanto, di lokasi kebakaran Rumah Berang Sayut, Putussibau Selatan, Sabtu (17/10/2020) malam.

Ke-10 orang tersebut terdiri dari lima orang mengalami luka bakar ringan, dua terkena paku, dua orang terkena benda tanjam lainnya, serta satu orang keseleo. Penanganan medis dilakukan oleh petugas kesehatan secara langsung di lokasi kebakaran. Sementara tim gabungan berusaha memadamkan api yang terlihat masih menyala di puing-puing bangunan rumah betang. “Begitu dengar kabar kebakaran kami langsung menuju lokasi kebakaran dan memberikan penanganan terhadap sejumlah warga korban kebakaran,” tambah Ade.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebut, kebakaran Rumah Betang Suku Dayak Taman Kapuas di Dusun Bulan Tinjo, Desa Sayut, Kecamatan Putussibau Selatan, wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat terjadi sekira pukul 20.20 WIB. Petugas kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran.

Kebakaran tersebut menghanguskan sekira 52 pintu, yang terdiri dari 105 kepala keluarga. Tidak ada korban jiwa meninggal dunia, namun harta benda milik warga tidak bisa di selamatkan. Akibat kebakaran tersebut, rumah Betang di Dusun Bulan Tinjo, Desa Sayut, Kecamatan Putussibau Selatan, wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat rata dengan tanah. “Api begitu cepat membesar sehingga kami tidak bisa lagi menyelamatkan harta benda, namun Puji Tuhan kami masih bisa menyelamatkan nyawa,” kata warga korban kebakaran Betang Sayut, Didimus Mika Suka.

Mika menyebut, saat kejadian dirinya bersama keluarga sedang berada di kamar tidur. “Kami dengar orang-orang berteriak api, saya keluar berlari menyelamatkan anak istri berserta ayah ibu,” tandas Mika. (Ant)

Lihat juga...