Tanggul Kali Bekasi di Pondok Benda Jebol

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Tanggul Kali Bekasi, tepatnya di Kampung Pondok Benda, RT06/RW05, Kelurahan Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat jebol pada Kamis (29/10/2020) dini hari.

Saat ini warga, khawatir jika terjadi lagi air kiriman dari Bogor, ataupun hujan maka berakibat terjadinya tinggi muka air (TMA) naik dan air akan limpas ke pemukiman warga sekitar tanggul jebol yang berada tepat di belakangan lapangan bola wilayah RW setempat.

“Tolong cepat diperbaiki, kami khawatir. Bekas banjir tiga hari lalu saja belum selesai dibersihkan. Masa mau banjir lagi,” ungkap Ibu Tetik, warga sekitar lokasi tanggul, kepada Cendana News, Kamis (29/10/2020).

Dikatakan kejadian tanggul jebol terjadi pada Kamis dini hari sekira pukul 01.00 WIB. Dia mengaku kaget, karena ada suara seperti runtuh, dan mengira ada yang jatuh. Tapi ternyata saat pagi sekira pukul 05.00 WIB terlihat tanggul sudah roboh.

Ketua RW 05 Nur Kamal, saat ditemui, Kamis (29/10/2020). -Foto: M. Amin

Nur Kamal Ketua RW 05, Kelurahan Jatirasa, terpisah mengakui bahwa tanggul jebol dengan panjang mencapai 50 meter. Kondisi jebolnya tanggul sudah dilaporkan kepada instansi terkait Dinas PU Kota Bekasi, dan berjanji segera memperbaiki tanggul.

“Kami tengah menunggu katanya akan ada alat berat diturunkan untuk segera menanggulangi tanggul hari ini. Tapi hingga pukul 12.00 WIB belum kelihatan,”ujar Nur Kamal kepada Cendana News, mengakui bahwa tim teknis sudah turun survei langsung ke lokasi.

Diakuinya bahwa beberapa waktu belakangan ini tanggul yang jebol tersebut kondisinya sudang miring. Nur Kamal mengaku kondisi tersebut pun sudah di laporkan ke Dinas PU dan mereka berjanji segera menanggulangi dengan memasang bronjong sebagai antisipasi meluaskan tanggul jebol.

Kondisi tersebut akibat banjir kiriman yang melanda tiga hari lalu. Ditambah lokasi tanggul sendiri berada di lahan kosong, di mana lumpur sudah tergerus oleh air sehingga tanggul tidak ada kekuatan lagi.

“Kami meminta segera ada realisasi dari PU, memang jebol sepanjang 50 meter. Namun kami minta perbaikan hingga seratus meter, karena kondisinya juga mengkhawatirkan,”tegasnya.

Menurutnya lahan lokasi tanggul itu berada di tempat kosong. Meskipun dikatakan akan ada perbaikan dengan pelebaran. Tapi kondisi sekarang mendesak harus diperbaiki, karena sekarang memasuki musim hujan. Warga khawatir terjadi banjir lagi.

“Tiga hari lalu saja Kampung Benda banjir hingga 100 meter masuk ke pemukiman warga sampai masuk ke komplek PML. Karena dengan kondisi sekarang jika TMA mencapai 300 meter saja maka air akan melimpah memasuki pemukiman warga jika tidak segera ditanggulangi,” tukasnya.

Lihat juga...