Tarif Tol Manado-Bitung Ditetapkan Rp1.111 per-Kilometer

Dirut PT Jasamarga Manado-Bitung, George IMP Manurung (tengah), memberikan keterangan pers didampingi Direktur Teknik Bambang Saptadi S dan Direktur Keuangan Denny Suherman, Senin (26/20/2020) – Foto Ant

MANADO – Tarif tol Manado-Bitung, Sulawesi Utara, akhirnya ditetapkan sebesar Rp1.111 per kilometer. Penetapan dilakukan, setelah selama hampir satu bulan digratiskan.

“Tarif tol ini berlaku pada Jumat, 30 Oktober 2020, mulai pukul 00.00 WITA,” sebut Direktur Utama PT Jasamarga Manado Bitung, George IMP Manurung, di Manado, Senin (26/10/2020).

Pemberlakuan tarif tol ini berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Nomor. 1494/KPTS/M/2020 tertanggal 14 Oktober 2020, tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Pada Jalan Tol Manado-Bitung Segmen Manado-Simpang Susun Danowudu.

George menjelaskan, jalan tol Manado-Bitung menerapkan sistem transaksi tertutup. Tarif tol dikenakan proporsional (sesuai jarak pengguna jalan). Sebagai gambaran, untuk pengguna jalan golongan I (kendaraan pribadi), tarif terjauh jika masuk dari Gerbang Tol (GT) Manado dan keluar di GT Danowudu atau sebaliknya, dikenakan tarif sebesar Rp29.500.

Sementara itu untuk jarak terdekat, masuk dari GT Manado keluar di GT Airmadidi atau sebaliknya, dikenakan tarif sebesar Rp12.000. Dengan adanya sistem transaksi tertutup, George mengingatkan pengguna jalan, mengenai pentingnya menggunakan satu uang elektronik yang sama. Terutama dalam kegiatan transaksi di gerbang masuk maupun gerbang keluar, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik selama perjalanan.

George menambahkan, untuk memastikan masyarakat menerima informasi yang baik, terkait penerapan tarif ini, PT JMB Kementerian PUPR bersama Jasa Marga, harus melakukan sosialisasi melalui berbagai media komunikasi. Bentuk sosialisasi tersebut dilakukan melalui media cetak, online, elektronik, media sosial, dan media luar ruang (spanduk and variabel message sign/VMS).

PT JMB juga telah melakukan audiensi kepada pemerintah daerah, salah satunya dengan melakukan pertemuan dengan Penjabat Gubernur Sulawesi Utara, serta menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD), yang menghadirkan perwakilan pemerintah provinsi, sejumlah akademisi dan pengamat nasional maupun lokal. “Pada prinsipnya, setuju, dan mendukung tarif jalan tol Manado-Bitung ini dilaksanakan sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan,” katanya menambahkan. (Ant)

Lihat juga...