Tes SKB CPNS Kota Tangerang Akan Diikuti 956 Peserta

TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) akan menggelar tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diikuti 956 peserta.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman mengatakan, kegiatan dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 5 – 8 Oktober 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan.

Oleh karena itu, sebagai upaya persiapan agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar, BKPSDM Kota Tangerang telah menggelar Simulasi Pelaksanaan Tes SKB CPNS 2020 pada Kamis, 1 Oktober 2020.

“Ini menjadi tes CPNS yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya, karena di tengah pandemi. Makanya, hari ini kami melakukan simulasi agar panitia juga memahami dan semuanya dapat berjalan aman dan lancar sesuai aturan protokol kesehatan,” ungkapnya dalam keterangannya, Sabtu  (3/10/2020).

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Aparatur, BKPSDM Kota Tangerang, Rossana, mengungkapkan, SKB CPNS kali ini diikuti 956 peserta dan akan diseleksi menjadi 355 orang. Selain itu, untuk tahapan tes dibagi menjadi tiga sesi, dengan protokol kesehatan yang ketat.

Kata Rossana, peserta harus mencuci tangan lebih dulu sebelum masuk, menyerahkan hasil rapid test, registrasi menggunakan barcode, menerapkan antrian physical distancing sesuai garis pembatas yang telah dibuat.

“Jika hasil rapid testrapid test itu reaktif, peserta akan dimasukkan ruangan khusus dan menerima pengecekan dokter lebih lanjut. Jika dinyatakan sehat, akan tetap mengikuti tes di ruangan yang berbeda, kalau dinyatakan sakit, akan mengikuti tes di hari terakhir yaitu 8 Oktober,” jelas Rossana.

Tak hanya peserta, seluruh panitia juga menerapkan protokol kesehatan ketat. Mulai dari masker, face shield, sarung tangan, hingga penyemprotan disinfektan secara berkala, selama kegiatan berlangsung.

“Selain kesiapan mental, di tes SKB CPNS tahun ini, peserta dan panitia juga harus sama-sama bekerjasama, untuk saling menjaga dan patuh pada protokol kesehatan agar tak ada penyebaran COVID-19 dalam kegiatan ini,” harapnya. (Ant)

Lihat juga...