Tiga Bulan Jagakarsa Menerbitkan 1.850 IUMK

Perajin menunjukkan hasil karya boneka ondel-ondel berbahan dasar kok bekas, yang diproduksi di Jagakarsa, Jakarta, Selasa (1/9/2020) – foto Ant

JAKARTA – Kantor Unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, telah menerbitkan 1.850 surat Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), selama periode Juni hingga September 2020.

“Dari awal program relaksasi IUMK dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta per Juni sampai September 2020, kita telah terbitkan 1.850 IUMK,” kata Kepala Unit PTSP Kecamatan Jagakarsa, Edi Riyanto, Kamis (1/10/2020).

Seribu lebih IUMK yang diterbitkan tersebut, untuk para pelaku usaha mikro kecil yang ada di seluruh kelurahan, yang ada di Kecamatan Jagakarsa. Edi mencatat, terjadi peningkatan jumlah permohonan IUMK, sejak adanya program relaksasi dari Pemprov DKI Jakarta. Program untuk mengantisipasi masa pandemi COVID-19. Tahun-tahun sebelumnya, target perizinan dalam setahun hanya 700 IUMK. Relaksasi IUMK yang disediakan oleh Pemprov DKI berupa kemudahan mendapatkan IUMK dengan layanan jemput bola.

PTSP Jagakarsa memberdayakan petugas antar jemput izin bermotor (AJIB), untuk melakukan penjemputan berkas-berkas bagi para pemohon IUMK. “Di masa pandemi, semua proses IUMK dilakukan dengan jemput bola. Petugas AJIB akan menjemput berkas-berkas pemohon dan juga proses penerbitannya,” jelasnya.

Edi menyebut, IUMK merupakan surat legalitas yang diberikan kepada pelaku usaha mikro dan kecil. IUMK juga menjadi sarana pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil, yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha.

Dengan IUMK, pelaku usaha mendapatkan kepastian dan perlindungan dalam berusaha, di lokasi yang telah ditetapkan. Di antaranya mendapatkan pendampingan untuk pengembangan usaha. Kemudian, mendapatkan kemudahan dalam akses pembiayaan ke lembaga keuangan seperti perbankan dan non-bank, mendapatkan kemudahan dalam pemberdayaan dari pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau lembaga lainnya.

Menurut Edi, peningkatan jumlah permohonan IUMK ini mengindikasikan adanya pertumbuhan usaha mikro kecil di wilayah Jagakarsa selama masa pandemi COVID-19. Dari 1.850 IUMK di Kecamatan Jagakarsa, tersebar di Kelurahan Tanjung Barat sebanyak 371 IUMK, Lenteng Agung 421 IUMK, Srengseng Sawah 432 IUMK, Jagakarsa 271 IUMK, Ciganjur 221 IUMK dan Cipedak 134 IUMK. “Sebagian besar IUMK ini adalah izin usaha baru, sisanya perpanjangan,” pungkas Edi. (Ant)

Lihat juga...