Tim Penegak Disiplin Banjarmasin Awasi Prokes di Tempat Hiburan Malam

Tim Penegak Disiplin Kesehatan Banjarmasin saat melakukan pemeriksaan di salah satu ruang karoke di tempat hiburan malam – Foto Ant

BANJARMASIN – Tim Penegak Disiplin Kesehatan Kota Banjarmasin, melakukan pengawasan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) di sejumlah tempat hiburan malam dan cafe-cafe yang ada di kota tersebut.

“Kami mau lihat apakah tempat hiburan malam menerapkan protokol kesehatan atau tidak, apabila ditemukan pelanggaran langsung ditindak tegas sesuai Perwali No 68 Tahun 2020 Tentang Pencegahan Penyebaran COVID-19,” ucap Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan SIK MM, didampingi melalui Wakapolresta Banjarmasin AKBP Sabana Atmojo SIK MH, Senin (12/10/2020) malam.

Dikatakannya, semua tempat hiburan malam mendapatkan pengecekan, begitu juga cafe-cafe. Pengawasan protokol kesehatan itu dilaksanakan setiap Sabtu malam, saat tempat hiburan dan cafe-cafe ramai pengunjung. “Pada Sabtu (10/10/2020) malam, kami melakukan pengawasan protokol kesehatan di sejumlah tempat hiburan malam dan cafe dan ada dua cafe di wilaya Banjarmasin Selatan dibubarkan karena tidak mematuhi Perwali dan protokol kesehatan,” kata AKBP Sabana.

Seperti yang terlihat di tempat hiburan malam Armani Executive Club, para tamu karoke dan pemandu lagu menggunakan masker dan melakukan jaga jarak. Juga tersedianya handsanitezer di dalam ruangan, dan ada ruang disinfektan dimana tamu harus masuk bilik tersebut untuk diuap sebelum masuk.

Tim Penegak Displin Kesehatan mengimbau para pemilik atau manajemen tempat usaha cafe atau hiburan malam harus tetap menerapakan perwali dan protokol kesehatan. Apabila nanti kedapatan melanggar perwali maka ada sanksi yang diberikan mulai teguran tertulis, sanksi sosial bahkan sampai pemberian sanksi denda.

Namun, apabila dilakukan berulang-ulang kali maka bisa dilakukan pencabutan izin usaha. “Jangan main-main dengan perwali, kami akan tegas melakukan penindakan apabila ada pelanggaran, semua itu kami lakuan agar bisa memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 di kota ini,” tuturnya. (Ant)

Lihat juga...