Tujuh Desa di Probolinggo Raih Penghargaan Proklim 2020

Foto dokumentasi pemberian penghargaan Proklim 2020 kepada tujuh desa di Kabupaten Probolinggo secara virtual oleh Menteri LHK Siti Nurbaya pada acara puncak Festival Iklim Tahun 2020 – Foto Ant

PROBOLINGGO – Tujuh desa di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, meraih penghargaan sebagai pelaksana Program Kampung Iklim (Proklim) nasional 2020, dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

“Kami bersyukur ada tujuh desa yang berhasil meraih penghargaan tropi dan sertifikat Proklim Utama dari KLHK. Semoga ke depan semakin banyak desa yang masuk dalam Proklim,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi, Rabu
(28/10/2020).

Tropi Proklim Utama tahun 2020, diterima oleh Desa Bermi, Kecamatan Krucil dan sertifikat Proklim Utama tahun 2020, ada enam desa meliputi Desa Pegalangan Kidul di Kecamatan Maron, Desa Sebaung di Kecamatan Gending, Desa Watupanjang, Kecamatan Krucil, Desa Krejengan di Kecamatan Krejengan, Desa Gading Wetan di Kecamatan Gading dan Desa Asembagus di Kecamatan Kraksaan.

Menurutnya, Proklim adalah program yang dikembangkan oleh KLHK, yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal. Aksi untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi gas rumah kaca.

Kategori Proklim ditetapkan berdasarkan nilai akhir Proklim, yang merupakan hasil perhitungan nilai komponen kegiatan adaptasi, mitigasi dan dukungan keberlanjutan. “Sertifikat Proklim diberikan kepada lokasi yang memenuhi kriteria Proklim Utama dan Proklim Lestari. Sementara Tropi Proklim diberikan kepada penerima penghargaan Proklim Utama dan Lestari,” jelasnya.

Ia berharap, penghargaan Proklim mampu mewujudkan keinginan, di dalam satu desa dengan memaksimalkan sumber daya alam yang ada. “Mudah-mudahan penghargaan itu bisa memicu motivasi ke desa-desa lainnya, sehingga lingkungan hidup bisa lestari di Kabupaten Probolinggo,” tandasnya.

Kepala Seksi Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim DLH Kabupaten Probolinggo, Sutopo mengimbau, desa yang belum membentuk dan melaksanakan Proklim untuk segera membentuk dan melaksanakan Proklim. “Tentunya dengan dukungan dan pembinaan semua pihak. Dengan penghargaan Proklim itu diharapkan peran aktif masyarakat lebih meningkat terutama dalam aksi adaptasi dan mitigasi,” jelasnya. (Ant)

Lihat juga...