Vaksinasi Covid-19 di Bogor Menunggu Juknis Pemerintah Pusat

Seorang perawat mempersiapkan vaksin Rusia "Sputnik-V" untuk melawan penyakit virus corona (COVID-19) pada tahap uji coba pascapendaftaran di sebuah klinik di Moskow, Rusia, Kamis (17/9/2020). -Foto: ANTARA/REUTERS

BOGOR – Pemerintah Kota Bogor masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat, mengenai pelaksanaan pemberian imunisasi vaksin COVID-19 di kota setempat, yang direncanakan mulai digelar November 2020.

“Saat ini kami masih menunggu akses sekaligus juknis dari pemerintah pusat mengenai imunisasi vaksin COVID-19 tersebut,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Senin (19/10/2020).

Vaksin untuk imunisasi COVID-19 di Kota Bogor adalah bantuan dari pemerintah pusat. “Kami masih menunggu perkembangan informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno – foto Ant

Retno menjelaskan, pada rapat koordinasi dengan Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut B Panjaitan, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, pada Selasa (13/10/2020), ada arahan jika semuanya berjalan lancar, pemberian imunisasi vaksin COVID-19 bisa dilaksanakan pada November 2020.

Pada rapat koordinasi tersebut, disebutkan jumlahnya sekira 20 persen dari jumlah penduduk Kota Bogor. “Karena jumlahnya terbatas, maka diberlakukan skala prioritas. Saat ini sedang didata siapa saja sasaran yang akan menjadi penerima vaksin COVID-19, sambil menunggu arahan dari pemerintah pusat,” katanya.

Sasaran penerima vaksin COVID-19 adalah, tenaga kesehatan serta orang yang bekerja pada sektor pelayanan publik, yakni aparat sipil negara (ASN), TNI dan Polri. “Sasaran lainnya adalah orang dengan risiko tinggi terpapar COVID-19,” jelasnya.

Sedangkan untuk tempat pelaksanaan pemberian imunisasi vaksin COVID-19, Pemerintah Kota Bogor menyiapkan 25 Puskesmas, baik tingkat kecamatan maupun tingkat kelurahan. “Tempat pemberian imunisasi vaksin disebar di 25 lokasi, tujuannya agar penyebarannya merata di seluruh wilayah Kota Bogor dan lebih mudah dijangkau oleh warga yang menjadi sasaran,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...