Zona Orange Penyelenggaraan Pesta Pernikahan di Kebumen, Diperbolehkan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

KEBUMEN – Meskipun masih dalam status zona orange, Kabupaten Kebumen sudah kembali memperbolehkan diselenggarakannya pesta pernikahan. Dengan catatan pesta pernikahan menerapkan protokol kesehatan.

Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz, mengatakan, walaupun diperbolehkan mengadakan hajatan, namun harus dipastikan adanya penerapan protokol kesehatan, serta sebelumnya harus berkoordinasi serta mendapat izin dari pemerintah desa setempat.

“Kita tidak mungkin terus-terusan melarang pesta pernikahan, sehingga saat ini sudah diperbolehkan untuk digelar pesta pernikahan. Namun, banyak persyaratan yang harus dijalankan, mulai dari penerapan protokol kesehatan, seperti semua tamu undangan dan tuan rumah harus menggunakan masker, mencuci tangan sebelum masuk lokasi serta menjaga jarak antartamu undangan,” jelasnya, Sabtu (10/10/2020).

Selain itu, lanjutnya, acara pesta penikahan juga harus dengan sepengetahuan dan seizin pemerintah desa. Sebelumnya, akan dilakukan pengecekan lokasi oleh perwakilan petugas untuk memastikan penerapan protokol kesehatan, seperti jarak antarkursi serta mendata jumlah tamu dan sebagainya. Sebab, untuk tamu undangan juga harus dibatasi, karena physical distancing harus tetap diterapkan.

Saat ini status Kabupaten Kebumen masih masuk zona orange. Dimana sesuai dengan ketentuan untuk daerah kategori zona orange wajib penerapan protokol kesehatan serta menunda atau membatalkan pertemuan-pertemuan yang dinilai tidak penting.

Disamping itu, untuk tempat fasilitas umum juga diharuskan dilakukan penyemprotan disinfektan secara berkala serta melakukan tes kesehatan kepada semua orang yang memiliki gejala mendekati Covid-19.

Terkait surat edaran bupati tentang pengendalian penyebaran Covid-19 yang membatasi kerumunan selama 14 hari ke depan, Yazid mengatakan, pihaknya akan melihat perkembangan kasus Covid-19 di Kebumen dalam beberapa hari ke depan. Jika memang tidak ada penambahan kasus yang cukup banyak, maka surat edaran tersebut tidak akan diperpanjang lagi.

Sementara itu, Koordinator Humas Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kebumen, Cokro Aminoto mengatakan, saat ini kasus positif Covid-19 di Kebumen sudah mencapai angka 908 orang. Sebagian besar pasien positif sudah dinyatakan sembuh yaitu ada 612 orang dan yang masih menjalani perawatan serta isolasi ada 273 orang. Untuk pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia ada 23 orang.

“Kalau hari ini hanya ada penambahan satu orang yang positif, namun pada Jumat (9/10/2020) kemarin ada penambahan kasus positif sampai 34 dan yang dinyatakan sembuh ada 26 orang,” jelas Cokro.

Tim gugus tugas bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen juga terus melakukan sterilisasi pada beberapa lokasi, mulai dari lingkungan di sekitar tempat tinggal pasien positif Covid-19 hingga lingkungan perkantoran dan sarana umum.

Lihat juga...