7 Kecamatan dan 12 Desa di Kebumen Masuk Zona Merah

Editor: Makmun Hidayat

KEBUMEN — Zona merah di Kabupaten Kebumen terus meluas, sampai dengan hari ini, Minggu (29/11), tercatat ada 7 kecamatan dan12 desa yang masuk status zona merah. Penambahan angka positif Covid-19 pada kecamatan dan desa tersebut cukup signifikan.

Koordinator Humas Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kebumen, Cokro Aminoto mengatakan, wilayah-wilayah yang masuk zona merah, merupakan daerah dengan risiko tinggi penularan Covid-19. Sehingga secara otomatis harus ada pembatasan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa.

“Kecamatan dan desa yang termasuk zona merah akan mendapat perhatian khusus dan pengawasan, terutama dalam kegiatan masyarakat,” jelasnya, Minggu (29/11/2020).

Koordinator Humas Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kebumen, Cokro Aminoto di Kebumen, Minggu (29/11/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

Tujuh kecamatan di Kabupaten Kebumen yang masuk zona merah yaitu Kecamatan Sempor, Karanggayam, Gombong, Karanganyar, Buayan, Kuwarasan dan Kecamatan Pejagoan. Di Kecamatan Karanganyar misalnya, saat ini ada 17 orang positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan, kemudian 28 orang melakukan isolasi mandiri dan ada 4 orang positif yang meninggal dunia.

“Untuk Kecamatan Gombong yang masuk zona merah, pasien terkonfirmasi positif yang masih menjalani perawatan ada 19 orang dan yang isolasi mandri ada 23 orang,” kata Cokro Aminoto.

Sedangkan untuk 12 desa yang masuk zona merah di Kebumen, yaitu Desa Sempor, Semanding, Klopogodo, Grenggeng, Sawangan, Panjatan, Karanggayam, Sidoagung, Lemahduwur, Petanahan, Adikarso dan Desa Bonorowo.

“Untuk menekan angka Covid ini, kita terus melakukan upaya pendisiplinan protokol kesehatan, hari ini kita lakukan operasi masker di Pasar Winong dan ada 49 orang yang terjaring karena tidak menggunakan masker, kemudian pada acara haul di Kecamatan Adimulyo, ada 12 orang yang melanggar,” ungkapnya..

Sementara itu, dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kebumen, hari ini ada penambahan 58 kasus positif Covid-19 dan ada dua orang pasien positif yang meninggal dunia. Pasien yang meninggal yaitu HAR laki-laki, usia 68 tahun dan KAS laki-laki, usia 66 tahun.

Sebelumnya, penambahan angka positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen juga cukup signifikan yaitu mencapai 172 orang positif dan ada 1 orang yang meninggal dunia. Dengan adanya penambahan kasus positif tersebut, maka sampai dengan saat ini total kasus positif Covid-19 di Kebumen mencapai 2.435 orang. Dengan perincian sebanyak 212 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, 643 orang isolasi mandiri, 6 orang dirujuk, 67 orang meninggal dunia dan 1.507 orang sudah dinyatakan sembuh.

Kepala Dinkes Kabupaten Kebumen, dr Dwi Budi Satrio mengatakan, sebagian besar pasien positif yang meninggal dunia usianya di atas 60 tahun. dan sebagian merupakan kormobid. “Para orang tua harus benar-benar kita jaga dengan baik, jangan sampai tertular karena risikonya besar,” tuturnya.

Lihat juga...