Delapan Tips ‘Zero Waste’ Tekan Sampah Plastik

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Keinginan untuk mengurangi plastik dan sampah, sekarang sudah menjadi gaya hidup dari banyak orang. Mereka menyebutnya zero waste. Artinya seminimal mungkin menghasilkan sampah, terutama sampah plastik yang tidak bisa terurai oleh alam dalam waktu singkat.

Tidak punya sampah sama sekali, tentunya tidak mungkin. Tapi mengurangi sampah secara maksimal itu merupakan langkah paling logis dalam menjaga keberlangsungan kehidupan semua makhluk hidup di dunia ini.

Founder Cleanomics, Denia, menjelaskan, ada beberapa hal yang selalu diterapkan olehnya, dalam menjalani kegiatan keseharian yang super sibuk dan seringkali harus bepergian ke luar kota.

“Saya ini mobile banget. Sehingga saya sangat memilih produk dan perlengkapan yang paling tepat untuk menyertai semua kegiatan saya,” kata Denia, dalam acara online, Rabu (25/11/2020).

Untuk menjadi bagian dari zero waste, zero plastik, Denia menyampaikan beberapa tips yang bisa dilakukan.

1. Memilih bahan tas untuk kegiatan keseharian yang kuat dan tidak mudah rusak. Kalau bisa, pilihlah produk daur ulang.

“Pilih juga yang memiliki banyak kantong, sehingga kita tidak perlu menambahkan kantong untuk memisahkan peralatan kita di dalam tas,” ujarnya.

2. Wajib bawa botol minum sendiri. Sehingga menghindari membeli minuman dengan kemasan plastik sekali pakai. Dan enaknya bisa diisi ulang.

3. Yang tak lupa selalu ada dalam tas adalah reusable bag. Ini untuk jaga-jaga jika harus berbelanja atau jika ada tambahan peralatan yang harus dibawa dan tidak muat dalam tas

4. Selain lebih terjamin kebersihannya dan mengurangi potensi penggunaan sendok plastik atau sedotan, usahakan untuk selalu membawa peralatan makan sendiri. Sendok, garpu, sumpit hingga sedotan. Dan pastinya bawa sapu tangan juga. Sehingga tidak perlu menggunakan tisu.

5. Membawa kotak makan kosong, untuk memastikan kalau membeli jajanan di jalan ada tempatnya. Sehingga tidak perlu mempergunakan wadah plastik sekali pakai.

6. Kalau memang harus keluar kota, usahakan semaksimal mungkin memilih tempat menginap yang juga mempunyai keinginan untuk zero waste, zero plastik.

“Misalnya dengan mengganti botol air mineral dengan botol air yang bisa diisi ulang,” katanya.

7. Tidak menggunakan kantong plastik dalam membungkus atau sebagai tempat kebutuhan keseharian kita.

“Misalnya, seperti saya yang membawa sabun batangan, saya menggunakan tempat seperti besek kecil. Jadi tidak menggunakan kantong plastik,” ucap Denia.

Tempat sabun yang bukan berbahan plastik, Rabu (25/11/2020) – Foto: Ranny Supusepa

8. Atau kalau harus membawa sepatu di dalam tas, sebaiknya menggunakan pembungkus berbahan dasar kain.

“Jadi usahakan sesedikit mungkin menggunakan plastik sekali pakai. Sekecil apa pun partisipasi kita, pasti bisa menjadikan dunia akan lebih baik,” pungkasnya.

Lihat juga...