Ada Beruang Muncul, BKSDA Agam Pasang Perangkap di Kelok 44

Petugas BKSDA Resor Agam dan warga sedang memasang perangkap evakuasi, Senin (16/11/2020) – Foto Ant

LUBUKBASUNG – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Sumatera Barat, memasang perangkap evakuasi satwa liar, di sekitaran jalur wisata Kelok 44, tepatnya di Kelok 42 Jorong Kuok III Koto, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur.

Di lokasi tersebut sebelumnya dilaporkan, muncul keberadaan beruang madu (Helarctos malayanus). “Pemasangan perangkap evakuasi yang terbuat dari besi itu dilakukan Tim BKSDA Resor Agam, dan dibantu warga sekitar. Di dalam perangkap diberi umpan berupa buah nangka dan durian,” kata Kepala BKSDA Resor Agam, Ade Putra, di Lubukbasung, Senin (16/11/2020).

Pemasangan perangkap itu dilakukan, setelah ditemukan jejak cakaran beruang, di pohon kulit manis yang ada di dekat pohon durian. Dilaporkan beruang madu tersebut muncul di lokasi tersebut sudah berkali-kali.

Lokasi munculnya satwa tersebut juga di pemukiman warga. Dan salah seorang warga sekitar mengaku, melihat satwa liar yang dilindungi Undang-Undang No.5/1990, tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya tersebut pada Minggu (16/11/2020) malam. Warga melihat beruang sedang memanjat pohon durian, saat ia hendak mencari buah di sekitar pohon. “Kita tidak mungkin melakukan pengusiran menggunakan meriam, karena lokasi dekat pemukiman warga, jalur wisata dan beruang sering muncul semenjak satu bulan terakhir,” jelasnya.

Lihat juga...