Ada Paket Pangan Lokal Dibagikan Gratis di Gorontalo

Pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Buton Utara menunjukkan varietas padi lokal organik di pameran Hari Pangan Sedunia di Eks MTQ Square, Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (3/11/2019) – Foto Dok Ant

GORONTALO – Dinas Pangan Provinsi Gorontalo, membagikan 1.000 paket pangan lokal secara gratis kepada masyarakat. Kegiatan tersebut untuk mendukung ketahanan pangan di daerah itu.

Kepala Dinas Pangan Provinsi Gorontalo, Sutrisno mengatakan, pembagian paket pangan lokal tersebut dalam rangka peringatan Hari Pangan Sedunia. Kegiatannya untuk memotivasi masyarakat, dalam upaya pemenuhan kebutuhan pangan keluarga.

Mulai dari pengadaan pangan, pola konsumsi masyarakat yang beragam, bergizi dan aman, serta tidak mengonsumsi secara berlebihan. “Ini adalah upaya kepedulian kita semua dalam rangka Hari Pangan Sedunia dan pentingnya pangan untuk masyarakat. Pangan yang sehat agar masyarakat sehat,” tandas Sutrisno, Sabtu (7/11/2020).

Paket pangan lokal tersebut terdiri dari, ubi jalar, singkong, pisang, jagung, jantung pisang, dan telur. Pembagian dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) tingkat Provinsi Gorontalo tersebut, digelar di depan rumah dinas gubernur setempat, Sabtu (7/11/2020).

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba, memberikan apresiasi kepada masyarakat dan instansi, yang telah berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan di daerah itu. Saat ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo disebutnya, terus mendorong agar pangan lokal menjadi bahan utama konsumsi masyarakat.

“Karbohidrat itu bukan hanya ada di nasi, tetapi kita pun bisa mendapatkannya di pangan lokal seperti jagung, ubi, singkong, dan pisang. Pelan-pelan kami memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar pangan lokal ini akan menjadi konsumsi utama masyarakat Gorontalo,” katanya.

Pada kesempatan itu, Dinas Pangan Provinsi Gorontalo juga menakukan sosialisasi diversifikasi pangan lokal, untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Kegiatan itu juga disertai kampanye zero waste, atau tidak ada sampah makanan, dan tidak ada pangan yang terbuang. Pemprov juga memberikan bantuan kepada kelompok pengembangan usaha pangan masyarakat dan kelompok pertanian keluarga. (Ant)

Lihat juga...