Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Pertamina Siagakan Mobil Kantong BBM

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Pjs. Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina MOR IV, Kevin Kurnia Gumilang saat ditemui di Semarang, Minggu (1/11/2020). Foto Arixc Ardana

SEMARANG — Mengantisipasi kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) pada arus balik, setelah liburan panjang, terutama di SPBU jalur tol trans Jawa, Pertamina MOR IV menyiagakan mobile storage baik di SPBU ruas A (Jakarta – Surabaya) maupun ruas B (Surabaya – Jakarta).

“Mobile storage merupakan truk tangki BBM yang disiagakan di SPBU rest area tol trans Jawa dan berfungsi untuk pengisian secara cepat, jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan konsumsi yang signifikan,” papar Pjs. Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina MOR IV, Kevin Kurnia Gumilang saat ditemui di Semarang, Minggu (1/11/2020).

Dipaparkan, untuk wilayah Jawa bagian Tengah, Pertamina telah menyiagakan stok BBM di ruas B tol trans Jawa terutama di SPBU Km 519, Km 389, Km 360 dan Km 260. Diharapkan konsumen tidak lupa untuk mengisi full tangki BBM, sebelum berkendara dalam jarak jauh terutama saat melewati ruas tol trans Jawa. Hal ini untuk menghindari mogok kendaraan di tengah jalan akibat habis BBM,” lanjutnya.

Tidak hanya di jalur tol Trans Jawa, pihaknya juga menyediakan tambahan SPBU di titik-titik yang rawan terjadi lonjakan arus balik di sekitar Jateng hingga Yogyakarta.

“Kita telah melakukan beberapa langkah antisipasi, untuk memastikan fasilitas pelayanan beroperasi secara optimal dan ketersedian stok BBM di 901 SPBU, yang ada wilayah kerja kita,” tambah Kevin.

Dijelaskan, penyiapan stok tambahan BBM tersebut, juga berkaca dari arus mudik pada libur panjang yang terhitung mulai 28 Oktober 2020 lalu.

“Di wilayah MOR IV Jawa bagian Tengah, mencatat kenaikan konsumsi BBM hampir 300% di SPBU tol Trans Jawa terutama di ruas A , dari Jakarta menuju Surabaya, yang melewati wilayah kerja kita yakni di Km 379, 429 dan 519,” terangnya.

Sebagai perbandingan, pada saat saat normal, rata-rata harian penyaluran BBM di SPBU Km 379 sebanyak 60 kiloliter (KL) per hari, namun saat cuti bersama ini tercatat hingga 178 KL per hari. “Kenaikan tertinggi tersebut terjadi pada tanggal 28 Oktober lalu, sehingga kita perkirakan kenaikan serupa akan terjadi pada arus balik, khususnya pada Minggu (1/11/2020) ini,” tandasnya.

Sementara, Senior Supervisor Communication & Relations Pertamina MOR IV Arya Yusa Dwicandra, menambahkan secara keseluruhan untuk konsumsi BBM jenis gasoline, berupa pertamax series, pertalite dan premium di wilayah Jateng-DIY, selama libur panjang ini ada kenaikan sebesar 4 persen.

“Ada kenaikan sekitar empat persen, dari rata-rata harian 11.600 KL menjadi 12.100 KL. Sementara untuk konsumsi BBM jenis gasoil berupa biosolar dan dex series, cenderung stabil di angka 5.700-5.800 KL, begitu pula dengan LPG juga stabil di angka 4.200 metric ton (MT) per harinya”, pungkasnya.

Lihat juga...