Banjir Rob di Jakarta Capai Kebon Jeruk dan Grogol Petamburan

Warga beraktivitas saat banjir rob di kawasan Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (17/11/2020). Banjir terjadi di kawasan tersebut sejak Senin (16/11/2020) dikarenakan pasang surut air laut – Foto Ant

JAKARTA – Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat menyebut, banjir rob yang terjadi di wilayahnya, kini telah sampai ke kawasan Kedoya, Kebon Jeruk dan Latumeten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

“Memang tidak parah, hanya semata kaki, tapi kalo disertai limpahan kiriman air, bukan tak mungkin banjir berhari-hari terjadi di dua kawasan itu,” kata Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Barat, Purwanti Suryandari, Kamis (26/11/2020).

Hal itu terjadi, karena ketika dua kawasan itu tergenang air mulai 10 hingga 50 sentimeter (cm) atau se-betis orang dewasa, sementara tidak ada hujan turun dan kiriman air. Sudin SDA Jakarta Barat kemudian menelusuri tinggi permukaan air di Kali Mookevart dan Kali Grogol, yang mengalir di dua kawasan itu. Rupanya, tinggi permukaan dua kali tersebut terpicu oleh tinggi muka air laut yang pasang. “Karena beberapa sheetpile (turap)-nya banyak yang bolong, jadi air masuk ke rumah warga,” kata Purwanti.

Kawasan Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat menjadi lokasi dengan dampak terparah, lantaran pengerjaan turap belum rampung. Untuk itu, selain memperbaiki turap, pintu pintu air di Kawasan Latumeten yang berpotensi menimbulkan genangan, juga diperbaiki. “Sementara di Kedoya, kami juga akan bangun pintu air menutupi pintu Kali Angke yang menyambungkan ke Kali Mookevart,” pungkas Purwanti. (Ant)

Lihat juga...