Banyumas Kembali Terapkan Jam Malam dan Penutupan Jalan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka di mapolres, Rabu (11/11/2020). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

PURWOKERTO — Peningkatan angka positif Covid-19 yang cukup signifikan di Kabupaten Banyumas disikapi dengan kembali diberlakukannya jam malam serta penutupan ruas jalan yang terdapat keramaian. Jam malam akan kembali diberlakukan mulai pukul 20.00 WIB, jika masih ada kerumunan di atas jam tersebut, maka akan dibubarkan oleh polisi.

“Dasarnya adalah surat edaran bupati Banyumas untuk pemberlakuan jam malam dan pembubaran kerumunan, selain itu untuk ruas-ruas jalan yang terdapat lokasi ramai, akan mulai kita tutup kembali. Saat ini kita masih melakukan pemetaan ruas jalan mana saja yang ramai saat malam hari,” kata Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka, Rabu (11/11/2020).

Kapolresta menjelaskan, saat ini muncul kekhawatiran yang cukup besar akan penambahan kasus Covid-19. Berdasarkan pengalaman, saat jam malam mulai dilonggarkan yaitu dimundurkan menjadi pukul 22.00 WIB, terjadi peningkatan kasus positif Covid-19. Atas dasar pertimbangan tersebut, maka pemberlakuan jam malam kembali diperketat.

Beberapa ruas jalan di Kota Purwokerto yang mulai terdapat banyak keramaian dan kerumunan pada malam hari, lanjut Kapolresta, antara lain Jalan HR Bunyamin di depan kampus Universitas Jenderal Soedirkan (Unsoed), Jalan Profesor Dr Soeharso di depan GOR Satria dan beberapa ruas jalan lainnya.

“Dalam 1-2 hari ke depan kita mulai melakukan lagi penutupan jalan-jalan di Kota Purwokerto mulai pukul 20.00 WIB. Untuk jalan mana saja yang akan ditutup, kita lihat situasi dan kondisi terlebih dahulu, namun ada memang beberapa ruas jalan yang sudah diketahui ramai,” jelas Kapolresta.

Terkait keramaian dan kerumunan pada malam hari di kampung-kampung, Kapolresta mengatakan, pihaknya akan mengerahkan bhabinkamtibmas untuk kembali berkeliling di wilayahnya memantau kerumunan pada malam hari. Sehingga penertiban jam malam ini akan menyeluruh, mulai dari wilayah perkotaan Purwokerto hingga ke desa-desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, hari ini kasus positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas bertambah 19 orang, sehingga total kasus positif mencapai 937 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 129 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, kemudian 7 orang menjalani isolasi khusus dan81 orang isolasi mandiri.

Untuk pasien positif Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh ada 700 orang dan yang meninggal dunia ada 27 orang.

“Hari ini untuk penambahan kasus positif Covid-19 ada 19 orang dan yang sembuh juga bertambah, ada 23 orang,” ucapnya.

Lihat juga...