Baru Satu Kelurahan di Sikka Peduli AIDS

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Dari sebanyak 13 kelurahan dan 147 desa yang ada di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), baru satu kelurahan yakni Kelurahan Wolomarang yang masuk kategori sebagai Kelurahan Peduli AIDS.

Salah satu alasannya, aparat kelurahan sangat peduli dengan permasalahan HIV dan AIDS yang ada di wilayah mereka dengan mengalokasikan anggaran untuk penanganan HIV dan AIDS.

“Selama tiga tahun terakhir selalu ada alokasi anggaran untuk penanganan HIV dan AIDS di Kelurahan Wolomarang,” jelas Yohanes Siga, Sekretaris Komite Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sikka, NTT, saat ditemui Cendana News di kantornya, Jumat (6/11/2020).

Yan sapaanya, mengatakan, pada tahun 2018 anggaran untuk penanganan HIV dan AIDS di Kelurahan Wolomarang sebesar Rp 5 juta dan tahun 2019 ditingkatkan menjadi Rp 7 juta, serta tahun 2020 meningkat drastis menjadi sebesar Rp18 juta.

Ia sebutkan, di kantor Kelurahan Wolomarang juga ada disiapkan ruangan khusus untuk penanganan HIV dan AIDS serta sudah terbentuk wadah Warga Peduli AIDS (WPA) di wilayah tersebut.

“Status Kelurahan Wolomorang dari WPA menjadi Kelurahan Peduli AIDS (KPA) sedang menunggu Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan dan ditandatangani lurah maupun bupati,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengelola Keuangan dan Administrasi KPA Sikka, Yunita M. Beatrix, didampingi Pengelola Logistik Maria L. Ajong, menambahkan, dalam upaya penguatan dan mengatasi HIV serta AIDS di Kabupaten Sikka, KPA selalu melakukan beberapa kegiatan.

Yunita mengatakan, kegiatan itu di antaranya dengan membentuk Warga Peduli AIDS pada 5 desa di Kecamatan Waigete yakni Desa Wairbleler, Nangatobong, Hoder, Wairterang, dan Desa Egon.

“KPA juga telah melaksanakan berbagai penyuluhan terkait penyakit Sipilis, HIV dan AIDS serta Hepatitis kepada kader WPA di Kecamatan Hewokloang dan Kecamatan Nele dengan masing-masing kecamatan terdiri atas 5 desa,” ungkapnya.

Yunita menyebutkan, dengan penambahan 5 WPA tersebut, maka total WPA yang telah dibentuk oleh KPA Sikka dalam tiga tahun terakhir berjumlah 50, tersebar di berbagai wilayah kecamatan.

Lihat juga...