Beras Kencur Merona, Kuliner Jamu yang Membidik Milenial

Editor: Mahadeva

JAKARTA – Bagi sebagian orang, beras kencur biasa dikaitkan dengan jamu, yang dipercaya untuk membantu membangkitkan nafsu makan anak. Tetapi dengan berkembangnya kuliner Indonesia, saat ini beras kencur sudah beralih menjadi minuman komersial, yang bisa disajikan baik panas maupun dingin.

Founder Suwe Ora Jamu, Nova Dewi Setiabudi menyebut, beras kencur hasil kreasinya disebut dengan Beras Kencur Merona. Karena memiliki aroma dan rasa yang disukai oleh generasi milenial. “Untuk menjadikan beras kencur menjadi asupan milenial, maka saya berupaya untuk membuatnya dengan rasa dan tampilan yang lebih trendi. Dan kekhasan dari beras kencur merona adalah tambahan bunga kecombrang dan aroma jeruk,” kata Nova, dalam acara online Rempah Indonesia, Sabtu (28/11/2020).

Bahan yang dipergunakan untuk membuat beras kencur merona semuanya mudah didapat. Alat untuk memasaknya-pun merupakan alat masak biasa. “Bahannya itu kencur, beras, gula merah, bunga kecombrang, jeruk limau, kulit jeruk limau, gula pasir semut, garam dan air secukupnya,” rincinya.

Penggunaan bunga kecombrang, selain karena aroma khasnya juga karena berdasarkan penelitian mengandung flavonoid, terpenoid saponin, tanin, alkaloid dan minyak atsiri. “Ini menyebabkan bunga kecombrang bersifat anti bakteri, mempercepat penyembuhan luka, menstabilkan kadar gula dan tekanan darah serta merupakan antioksidan yang baik,” jelasnya.

Beras Kencur Merona yang dibuat oleh Nova, dalam acara online terkait Rempah Indonesia, Sabtu (28/11/2020) – Foto Ranny Supusepa

Untuk membuat beras kencur merona, yang pertama dilakukan adalah mencuci kencur, kemudian dikupas, diparut dan diperas untuk mendapatkan sari dari kencur. “Sementara, air kita masak dengan api kecil bersama kulit jeruk, daun jeruk dan bagian batang kecombrang sampai mendidih kemudian disaring. Lalu campurkan perasan kencur dan air rebusan kulit jeruk, masak hingga mendidih. Matikan apinya, baru diberi garam secukupnya,” urai Nova, sambil menunjukkan cara memasaknya.

Beras yang sudah direndam kurang lebih satu jam kemudian ditumbuk, baru dimasukkan kedalam larutan kencur yang yang sudah masak, lalu aduk rata. “Saat hendak diminum, baru siapkan gula aren yang sudah terlebih dahulu dicairkan. Tuang campuran beras kencur ke dalam larutan gula aren dan tambahkan bunga kecombrang untuk sensasi aromatik. Tapi sebelumnya, basahi bibir gelas dengan campuran gula pasir semut dan garam. Beras kencur merona ini bisa disajikan dalam keadaan hangat atau jika lebih menyukai minuman dingin, bisa menambahkan es batu sesuai selera,” paparnya.

Nova menyebut, kencur memiliki dampak baik bagi kesehatan tubuh, karena memiliki anti peradangan, antibiotik serta mampu merelaksasi otot dan persendian. “Beras kencur sendiri merupakan salah satu dari delapan jamu penting Indonesia. Beras kencur juga membawa filosofi Bebering Alas Tan Kena Diukur atau yang diartikan sebagai luasnya dunia belum bisa diperhitungkan,” ucapnya.

Ahli Antropologi Universitas Airlangga, DR Pinky Saptandari menjelaskan, dengan berkembangnya upaya untuk mendekatkan jamu kepada generasi milenial, akan membuat jamu lebih mudah diterima. “Saat mereka menerima jamu, maka bukan hanya kesehatan yang didapatkan tapi juga peluang eksplorasi dari nilai-nilai tradisi dan budaya Indonesia yang ada dibalik jamu itu sendiri. Dan perlu ditekankan bahwa bukan hanya jamu saja ya, tapi semua yang diolah dari tumbuhan rempah asli Indonesia,” pungkasnya.

Lihat juga...