BPBD Banten Evakuasi Warga Korban Banjir dan Angin Kencang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mengevakuasi warga korban bencana banjir dan angin kencang akibat curah hujan lebat di daerah itu – Foto Ant

LEBAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, mengevakuasi warga korban bencana banjir dan angin kencang, yang melanda akibat curah hujan lebat di daerah itu.

“Beruntung, bencana itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun puluhan bangunan rumah sementara (huntara) mengalami kerusakan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Banten, Nana Suryana, di Posko Kedaruratan Mitigasi di Villa Hejo Kiara Payung, Panggarangan, Lebak, Rabu (18/11/2020).

Petugas kebencanaan, langsung melakukan evakuasi korban dari angin kencang yang menyebabkan 28 huntara di Kampung Cigobang, Kecamatan Lebak Gedong, mengalami kerusakan. Gedung huntara itu tidak kuat menahan terjangan angin, karena hanya terbuat dari tenda plastik dan penahan bambu.

BPBD Banten juga BPBD Lebak dan masyarakat bergotong royong melakukan perbaikan huntara tersebut. Nana Suryana menjelaskan, warga penghuni huntara itu juga merupakan korban bencana alam yang terjadi di awal 2020 lalu, dan masih menunggu pembangunan hunian tetap (huntap).

Tercatat, petugas kebencanaan juga melakukan evakuasi korban banjir di Kecamatan Malingping dan Cigemblong. Namun, banjir yang menerjang dua kecamatan tersebut kembali surut, sehingga masyarakat bisa kembali ke rumah masing-masing. Saat ini, kondisi masyarakat yang terdampak banjir disebutnya sudah kembali normal. “Kami bergerak cepat melakukan evakuasi dan mendistribusikan logistik bagi warga yang menjadi korban bencana alam,” jelasnya.

Sementara itu, sejumlah warga Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, mengapresiasi, kesiapan BPBD Banten Posko Kedaruratan Mitigasi di Villa Hejo Kiara Payung, Panggarangan untuk melakukan pertolongan evakuasi bagi warga korban banjir. “Kami berharap, wilayah Lebak selatan memiliki satuan kerja BPBD, guna mengurangi risiko kebencanaan, terlebih saat ini cuaca buruk melanda daerah ini,” kata Ujang (45), warga Desa Malingping Utara, Kabupaten Lebak. (Ant)

Lihat juga...