Cilacap Waspadai Munculnya Klaster Rumah Tangga

Editor: Koko Triarko

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cilacap, dr. Pramesti Giriana Dewi, di kantornya, Senin (2/11/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

CILACAP – Penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Cilacap, Senin (2/11), didominasi dari kemunculan klaster baru, yaitu klaster rumah tangga. Tercatat ada penambahan 12 kasus positif Covid-19 baru hari ini dari klaster tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cilacap, dr. Pramesti Giriana Dewi, mengatakan, klaster rumah tangga ditemukan di Desa Pucung Kidul, Kecamatan Kroya. Penemuan klaster rumah tangga ini berawal dari salah satu warga yang sakit dan memeriksakan diri ke rumah sakit.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan dokter juga melakukan swab test, yang bersangkutan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Atas informasi tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap langsung melakukan tracing kepada seluruh anggota keluarga serta tetangga dekat, dan ditemukan 11 orang positif Covid-19.

“Hasil dari swab test yang kita lakukan terhadap keluarga serta para tetangga warga Kroya yang dinyatakan positif Covid-19, keluar hari ini dan 11 orang positif,” kata Pramesti, Senin (2/11/2020).

Lebih lanjut Pramesti menjelaskan, saat ini 11 orang keluarga dan tetangga yang positif tersebut sudah melakukan isolasi mandiri. Sebab, mereka tidak menunjukkan gejala sakit dan kondisinya sehat, sehingga tidak dirawat di rumah sakit.

“Jadi mereka ini orang tanpa gejala (OTG), dan semua sudah melakukan isolasi mandiri. Kita juga masih terus melakukan tracing kepada para tetangga sekitar,” ucapnya.

Dengan adanya penambahan 12 kasus positif Covid-19 baru di Kecamatan Kroya, sampai hari ini total jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Cilacap mencapai 1.120 orang. Dengan perincian, 163 orang masih menjalani perawatan, 29 orang meninggal dunia dan 928 orang dinyatakan sembuh.

Kepala Dinas Komunitasi dan Informasi (Dinkominfo) Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf, mengatakan, penambahan kasus positif Covid-19 di Cilacap masih tinggi. Ia mencontohkan, dari hasil swab test sebelumnya, pihaknya juga mendapatkan hasil penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 94 orang.

Penambahan tersebut paling banyak dari Kecamatan Cilacap Selatan, ada 27 orang, Kecamatan Cilacap Utara 17 orang dan Kecamatan Kesugihan ada 13 orang. Sisanya dari Kecamatan Kroya, Jeruklegi, Majenang, Adipala dan lain-lain.

“Dalam seminggu terakhir, kita ada penambahan kasus positif Covid-19 sampai 94 orang. Ini merupakan bukti, bahwa Covid-19 masih ada di sekitar kita, sehingga kepada masyarakat Kabupaten Cilacap diharapkan tetap tertib menerapkan protokol kesehatan, gunakan masker, hindari kerumunan, cuci tangan pakai sabun dan selalu terapkan hidup sehat serta berolahraga,” tuturnya.

Dari data tim gugus tugas Cilacap, saat ini pasien positif Covid-19 yang sedang menjalani perawatan paling banyak dari Kecamatan Cilacap Selatan, yaitu 40 orang dan untuk  pasien positif yang meninggal dunia ada 5 orang.

Kemudian di Kecamatan Cilacap Tengah, pasien positif yang dirawat ada 35 orang, dan yang meninggal dunia ada 6 orang, Kecamatan Cilacap Utara pasien positif Covid-19 yang dirawat ada 34 orang dan meningal dunia 5 orang.

Sedangkan di Kecamatan Kroya yang ditemukan klaster rumah tangga, saat ini jumlah pasien positif yang dirawat ada 17 orang dan yang meninggal dunia ada 4 orang.

Lihat juga...