Disdik Lamsel Lakukan Sejumlah Persiapan KBM Tatap Muka

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) melakukan sejumlah persiapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. Thomas Amirico, Plt Kepala Dinas Pendidikan Lamsel menyebut sesuai dengan arahan Menteri Nadiem Makarim, tahun 2021 KBM tatap muka bisa dilakukan.

Meski KBM tatap muka diperbolehkan Thomas Amirico bilang menyesuaikan kondisi masing-masing wilayah. Sejumlah syarat dan ketentuan penerapan KBM tatap muka sebutnya tetap menerapkan protokol kesehatan. Syarat lain, komite sekolah harus melakukan musyawarah dan persetujuan wali murid untuk penerapan KBM tatap muka pada Januari 2021 mendatang.

Persiapan sekolah telah disosialisasikan kepada dewan guru untuk pengaturan rombongan belajar atau kelas. Pengaturan tempat duduk, penyiapan tempat duduk yang diatur jarak, pengurangan jam belajar, waktu istirahat yang dikurangi menghindari kerumunan. Sekolah juga diwajibkan menyiapkan sarana kebersihan berupa tempat cuci tangan dengan sabun.

“Sesuai instruksi Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, KBM tatap muka akan dilakukan awal Januari 2021, sebagai langkah persiapan di wilayah Lamsel semua sekolah ikut mempersiapkan pelaksanaan KBM tatap muka dengan tetap melanjutkan sistem belajar dalam jaringan dan luar jaringan selama masa pandemi Covid-19 ini,” terang Thomas Amirico saat dihubungi, Kamis (26/11/2020).

Thomas Amirico bilang penerapan KBM tatap muka harus memperhatikan arahan protokol kesehatan ketat. Persetujuan orangtua agar anak anaknya bisa melalukan KBM tatap muka akan diberikan sehingga pengawasan kepada anak anak bisa dilakukan. Orangtua ikut dilibatkan dengan memberikan sarana prokes bagi anak diantaranya masker, penyanitasi tangan (hand sanitizer).

Rohana, salah satu guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni mengaku menyambut positif rencana KBM tatap muka. Ia memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan selama proses kegiatan belajar mengajar. Selama ini kegiatan belajar dilakukan dengan sistem dalam jaringan dan luar jaringan.

“Anak anak juga mulai bosan karena tidak sekolah,sebagian saya dampingi dengan belajar di rumah,” cetusnya.

Sekolah sebut Rohana telah menerapkan prokes dengan ketat dengan penyiapan tempat cuci tangan,memakai masker. Saat pelaksanaan KBM tatap muka awal Januari 2021 ia menyebut orangtua juga telah menandatangani pernyataan setuju pelaksanaan KBM tatap muka. Pelaksanaan kegiatan belajar dua hari sekali secara tatap muka menjadi persiapan untuk KBM tatap muka pada 2021.

Naya Aulia, salah satu siswa SDN 1 Pasuruan, Kecamatan Penengahan mengaku melakukan belajar daring dan luring. Menerapkan aplikasi Google Classroom dan aplikasi WhatsApp sejumlah tugas dari sekolah bisa dikerjakan. Ia bahkan kerap mengerjakan tugas bersama rekan sekelas secara kelompok untuk memudahkan proses belajar.

Sekolah tempatnya belajar juga mulai menerapkan KBM tatap muka terjadwal. Setiap tiga hari sekali KBM tatap muka dilalukan untuk kelas 1,2,3 dan tiga hari berikutnya kelas 4,5 dan 6. Meski melakukan KBM tatap muka, siswa tidak diperkenankan berkerumun. Tanpa istirahat siswa mendapat materi pelajaran, mendapat tugas dan kembali ke rumah.

Lihat juga...