Dua Dokter Gigi RSGM Unsoed Positif Covid-19

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Kasubag Humas dan Protokol Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Hermawan Prasojo di Unsoed, Jumat (6/11/2020). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

PURWOKERTO — Dua orang dokter gigi pada Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Keduanya saat ini dalam kondisi sehat dan merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG).

Kasubag Humas dan Protokol Unsoed, Hermawan Prasojo saat dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, saat ini keduanya sudah menjalani isolasi, karena kondisinya sehat.

drg AS dan drg IC yang dinyatakan positif Covid-19 ini merupakan dokter gigi yang sudah lama menjadi dokter pendidik klinis di RSGM Unsoed.

Lebih lanjut Hermawan menjelaskan, semua dokter pendidik klinis dan mahasiswa pendidikan profesi dokter gigi Unsoed, sebelum memulai pendidikan profesi, dilakukan pemeriksaan swab test dan Polymerase Chain Reaction (PCR), sebagai langkah screening sebelum memulai pendidikan. Dari hasil pemeriksaan, ternyata dua orang dokter gigi dinyatakan positif Covid-19.

“Kedua dokter gigi yang positif tersebut tanpa gejala dan dalam kondisi sehat sampai dengan hari ini,” jelasnya, Jumat (6/11/2020).

Menurut Hermawan, pihak RSGM langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan tracing kepada seluruh pegawai RSGM Unsoed, terutama yang memiliki riwayat kontak dekat dengan kedua orang dokter gigi positif tersebut. Mereka diharuskan menjalani swab test dan PCR, setelah itu harus melakukan karantina mandiri selama 14 hari ke depan.

“Swab test dilakukan hari ini di Laboratorium Covid-19 Unsoed, untuk jumlahnya berapa yang mengikuti swab test dan PCR, kita belum ada laporan yang masuk karena masih berlangsung,” tuturnya.

Temuan kasus positif Covid-19, menyebabkan RSGM Unsoed untuk sementara waktu tidak memberikan layanan rawat jalan kepada pasien mulai hari ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, sampai dengan hari ini, total jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas ada 856 orang. Untuk yang positif sekarang ada 183 orang, dengan perincian 102 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan 81 orang melakukan isolasi mandiri.

Sedangkan untuk yang meninggal dunia tercatat ada 26 orang dan yang sudah dinyatakan sembuh ada 647 orang.

“Angka kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Banyumas terbilang cukup tinggi, yaitu sampai75 persen, sedangkan angka kematian hanya 3 persen. Untuk kelompok usia muda dan kondisi tubuh sehat, kemungkinan untuk sembuh besar. Sebaliknya yang perlu mendapat perhatian khusus adalah para orang tua, terlebih yang mempunyai penyakit pemberat,” terangnya.

Lihat juga...