Inggris Cairkan Dana Bantuan Olahraga Rp5,6 Triliun

Ilustrasi Rugby. Pemain Wasps Jack Willis (kanan) berusaha melewati hadangan pemain Bristol Bears Joe Joyce dalam laga semifinal liga Rugby Premiership di Ricoh Arena, Coventry, Inggris, Sabtu (10/10/2020) – Foto Dok Ant

JAKARTA – Pemerintah Inggris pada Kamis (19/11/2020), mengumumkan pengucuran dana bantuan olahraga senilai 300 juta poundsterling atau sekira Rp5,6 triliun, untuk membantu berbagai kompetisi olah raga di negara tersebut yang terdampak pandemi COVID-19.

Tercatat, rugby menjadi cabang olahraga yang menerima bagian terbesar. Namun, liga top sepak bola dan kriket tidak kebagian bantuan. Pencairan bantuan berlabel “bekal musim dingin” itu, akan dilakukan dalam beberapa pekan ke depan. Terutama sebagai pinjaman berbunga ringan, dengan kesepakatan fleksibel tetapi juga sebagai hibah.

Uang bantuan dibedakan untuk yang mencakup olahraga di Inggris saja, dengan yang dialokasikan ke wilayah-wilayah lain di Britiania Raya. Di hadapan parlemen, Menteri Olahraga Nigel Huddleston menyatakan, sejumlah klub olahraga akan gulung tikar, kecuali ada aksi perlindungan dari pemerintah.

“Kami paham, bahwa keputusan akhir September lalu untuk tidak membuka tribun penonton pertandingan olahraga sejak 1 Oktober telah menimbulkan konsekuensi serius kepada klub-klub olahraga, baik besar maupun kecil. Bagi sejumlah klub, hilangnya pendapatan tiket sama saja menghilangkan sumber pendapatan terbesarnya,” ujar Huddleston.

Dana bantuan akan dialokasikan untuk rugby, pacuan kuda, klub-klub sepak bola National League (kasta kelima dan keenam), dan sepak bola putri, motorsport, tenis, netball, bola basket, hoki es, bulu tangkis dan pacuan anjing.

Rugby uni, mendapat porsi bantuan terbesar senilai 135 juta poundsterling atau sekira Rp2,5 triliun. Dengan alokasi 59 juta poundsterling atau sekira Rp1,1 triliun di antaranya untuk klub-klub peserta liga Rugby Premiership. Dan 44 juta poundsterling atau sekira Rp826,5 miliar, untuk asosiasi Rugby Football Union.

Porsi terbesar kedua jatuh untuk pacuan kuda, yang mendapat dana bantuan 40 juta poundsterling atau sekira Rp748,5 miliar. Dan klub-klub National League dan sepak bola putri menerima 28 juta poundsterling atau sekira Rp525,9 miliar. Motorsport yang diketahui mempekerjakan lebih dari 40 ribu orang di Inggris, mendapat alokasi bantuan sebesar enam juta poundsterling atau sekira Rp112,2 miliar, yang akan membantu operator sejumlah sirkuit seperti Silverstone.

Huddleston menyebut, kriket masih dipersilakan mengajukan permintaan bantuan. Tetapi, sepak bola divisi atas diminta membiayai diri sendiri, dengan alasan klub-klub Liga Premier memiliki sumber pendapatan besar berupa uang kontrak hak siar dan sejumlah sponsor. (Ant)

Lihat juga...