Jakarta Selatan Panen Produk Pertanian dan Perikanan

JAKARTA – Pemerintah Kota Jakarta Selatan melaksanakan panen serentak produk pertanian dan perikanan yang dikembangkan oleh sejumlah kelompok tani di seluruh kecamatan di wilayah itu, selama masa pandemi Covid-19.

Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali, beserta Ketua PKK Jaksel, Komariah Marullah, dan jajarannya, memimpin jalannya panen ikan lele yang dibudidayakan oleh masyarakat Kelompok Mina Simprung Amanah di Jalan Simprung, Kebayoran Lama.

“Kegiatan ini merupakan pengembangbiakan ikan, spesifiknya ialah ikan lele. Di sini merupakan kawasan yang sangat baik, di dalam terdapat masyarakat begitu kreatif dan inovatif untuk meningkatkan dan memanfaatkan ketahanan pangan dan juga gizi,” kata Marullah, Senin (30/11/2020).

Marullah menyebutkan, budi daya ikan lele, adalah salah satu dari contoh lainnya untuk mencontoh ide-ide yang lebih kreatif di masa pandemi.

Ada beberapa contoh budi daya ikan untuk masyarakat urban, seperti yang sudah ada di Jakarta Selatan saat ini, antara lain, Budi Damber dan Aquaponik.

“Di masa pandemi ini, mudah-mudahan masyarakat dapat terbantu kondisi ekonominya, dan dapat meningkatkan kecerdasan otak anak dengan mengkonsumsi ikan, terlebih hasilnya berasal dari budi daya secara mandiri yang jauh lebih sehat,” kata Marullah.

Panen serentak berlangsung di setiap kecamatan yang ada di Jakarta Selatan, seperti Kecamatan Tebet, Kecamatan Jagakarsa dan Kecamatan Pasar Minggu.

Panen serentak di Kecamatan Pasar Minggu berlangsung di Balai Penyuluh Pertanian (BPP), diikuti oleh unsur musyawarah pimpinan kecamatan serta masyarakat tani di wilayah tersebut.

Ada tiga komoditas yang dipanen, yakni sayur-sayuran terdiri atas bayam dan kangkung, masing-masing seberat 50 kilogram.

Lalu, tanaman kacang-kacangan, seperti kacang kedelai 50 kg dan kacang hijau sebanyak 10 kg.

“Ada juga panen alpukat cempedak sebanyak satu pohon, yang sudah siap panen,” kata Oerip Syarifudin, Koordinator BPP Jakarta Selatan.

Oerip menjelaskan, kegiatan panen produk pertanian dan perikanan ini serentak dilaksanakan di seluruh wilayah DKI Jakarta, termasuk di Jakarta Selatan.

Di Kecamatan Pasar Minggu, ada enam lokasi panen, yakni dua lokasi di Kelurahan Ragunan, dua lokasi di Kelurahan Kebagusan dan di RPTRA Seruni.

Sayuran dan buah-buahan yang dipanen tersebut adalah tanaman yang ditanam oleh masyarakat dan kelompok tani binaan dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (KPPP) sejak tiga minggu yang lalu.

“Produk pertanian yang dihasilkan menggunakan teknik penanam konvensional, tidak menggunakan pestisida, tidak pupuk buatan, hanya menggunakan pupuk kandang, kita mengarah ke organik dan ramah lingkungan,” kata Oerip.

Panen serentak dilaksanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara daring di 228 lokasi di Ibu Kota, dengan sebaran 56 lokasi di Jakarta Timur, 52 lokasi di Jakarta Utara, 42 lokasi di Jakarta Selatan, 40 lokasi di Jakarta Barat, 31 lokasi di Jakarta Pusat dan enam lokasi di wilayah Kepulauan Seribu.

Lokasi panen tersebut terdiri dari kawasan perkantoran 12 lokasi, kantor polsek satu lokasi, RPTRA 58 lokasi, sekolah dua lokasi dan kelompok tani 154 lokasi dengan hasil panen pertanian diperkirakan mencapai 63 ton dan 0,7 ton untuk panen perikanan. (Ant)

Lihat juga...