Jelang Uji Coba PTM, Guru dan Siswa di Madiun Jalani Rapid Tes

Siswa sedang menjalani rapid test atau tes cepat deteksi dini COVID-19 oleh petugas kesehatan di SMP Negeri 2 Kota Madiun, Kamis (5/10/2020) – Foto Ant

MADIUN – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun, Jawa Timur, menggelar rapid test atau tes cepat, deteksi dini COVID-19 bagi guru, karyawan sekolah dan siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Heri Wasana mengatakan, tes cepat dilakukan sebagai syarat dilaksanakannya uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM), yang akan diselenggarakan Pemkot Madiun mulai 9 November 2020. “Kami laksanakan rapid test, untuk guru dan siswa. Ini sebagai langkah antisipasi penyebaran COVID saat PTM. Sebab, penularan dapat terjadi dari mana saja,” ujar Heri Wasana, Kamis (5/11/2020).

Menurutnya, pelaksanaan tes cepat tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tenaga pendidikan dan siswa terbebas dari penularan COVID-19. Sehingga, PTM dapat dilaksanakan dengan aman, dan orang tua merasa lebih tenang. Direncanakan, uji coba PTM akan dilakukan untuk sekolah jenjang SD dan SMP mulai 9 November hingga dua pekan ke depan. Karenanya, untuk persiapan kegiatan tersebut dilakukan tes cepat.

Adapun, tes cepat dilakukan oleh petugas puskesmas di masing-masing sekolah. Hasil tes cepat juga dapat diketahui pada hari yang sama. “Untuk siswa SD, rapid test diikuti oleh kelas 1 dan 6. Sedangkan, tingkat SMP hanya siswa kelas 9 saja,” ujarnya.

Sebelum melaksanakan tes cepat, Dindik telah lebih dulu menyebarkan angket kepada orang tua siswa. Hasilnya, 80 persen orang tua menghendaki PTM. Sedangkan 20 persen orang tua tetap menginginkan pembelajaran daring. Dan Dindik Madiun akan tetap memfasilitasi-nya. “Untuk yang memilih daring, tidak dilakukan rapid test dan pembelajaran tetap dari rumah. Guru tetap menyiapkan materi seperti biasanya,” tandasnya.

Sesuai rencana, pelaksanaan uji coba PTM berlangsung selama dua pekan dengan mekanisme ganjil genap dan jam pelajaran dibatasi hanya tiga jam saja. (Ant)

Lihat juga...