Kadis DLH Flotim Minta Masyarakat Peduli Kebersihan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LARANTUKA — Banyak masyarakat di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih belum peduli kebersihan dengan membuang sembarangan di jalanan, terutama sampah plastik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Flores Timur, Servulus Satel Demoor saat ditemui di kantornya di Kota Larantuka, Kamis (26/11/2020). Foto : Ebed de Rosary

Kepala Dinas (Kadis) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Flores Timur pun menyesalkan kebiasaan ini dan meminta masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Masyarakat menganggap masalah sampah seolah-olah hanya urusan pemerintah saja,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Flores Timur, NTT, Servulus Satel Demoor saat ditemui Cendana News di kantornya, Kamis (26/11/2020).

Servulus menyebutkan, masyarakat seolah tidak peduli dan menjaga kebersihan, sehingga membuang sampah di sembarang tempat, padahal urusan kebersihan menjadi tanggungjawab semua, termasuk masyarakat.

Ia berharap agar timbulnya kesadaran di masyarakat mengingat saat ini sudah banyak kelompok dan lembaga yang mulai peduli kebersihan dengan melakukan aksi bersih-bersih pantai dan menghimbau masyarakat untuk peduli kebersihan.

“Memang sudah ada beberapa kelompok atau lembaga masyarakat terutama anak-anak muda yang mulai peduli terhadap kebersihan dan melakukan aksi pungut sampah. Kita berharap dengan adanya berbagai kegiatan tersebut masyarakat lebih peduli dan timbul kesadaran dalam menjaga kebersihan,” ucapnya.

Servulus meminta agar pihak sekolah mengajarkan anak-anak untuk peduli kebersihan dan melakukan berbagai aksi terkait hal ini sebab dengan menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan dan mencintai lingkungan sejak usia dini maka kebiasaan itu akan terbawa hingga dewasa.

Menurutnya,pemerintah memiliki sumber daya terbatas yang saban hari selalu menyapu jalan dan mengangkut sampah untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) agar tidak mengotori dan mencemari lingkungan.

“Kalau hanya berharap pemerintah saja yang mengurus soal kebersihan tentu tidak bisa karena sumber daya yang dimiliki terbatas. Peran serta masyarakat dan segenap elemen sangat penting karena menjaga kebersihan lingkungan merupakan permasalahan bersama,” ucapnya.

Sementara itu, Mariatmo Lein salah seorang pegiat lingkungan mengaku sering bersama beberapa komunitas di Flores Timur yang terdiri dari anak muda selalu rutin melakukan aksi bersih-bersih tempat wisata dan pantai.

Atmo mengaku miris melihat masih minimnya kesadaran masyarakat menjaga kebersihan terutama di pesisir pantai selalu ditemui sampah plastik yang berserakan terutama saat musim hujan.

“Masih banyak sampah plastik yang berada di pesisir pantai, terutama tempat wisata. Masyarakat harus diberikan edukasi agar jangan membuang sembarangan agar tempat wisata bersih sehingga akan terus dikunjungi wisatawan,” ungkapnya.

Lihat juga...