Kali Bekasi Tercemar, Distribusi Air PDAM TP Sempat Terganggu

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Kali Bekasi, Kembali tercemar hingga menimbulkan bau menyengat dan berbusa. Hal tersebut sempat berdampak pada terganggunya distribusi air PDAM Tirta Patriot kepada pelanggannya.

Rizky, Bidang Humas PDAM Tirtapatriot, Kamis (12/11/2020) mengakui beberapa zona sempat terganggu akibat dampak limbah. Tapi dia memastikan saat ini kembali normal setelah dilakukan pengurasan di beberapa zona. Foto: Muhammad Amin

Pencemaran terjadi sejak kemarin, namun hari ini diketahui mulai mereda meski sisa limbah masih tercium dan menyisakan busa di beberapa lokasi Kali Bekasi, Jawa Barat.

“Pencemaran sudah terjadi dari hulu Kali Bekasi. Akibat adanya dugaan pencemaran ini berdampak pada terganggunya pelayanan distribusi kepada pelanggan PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi,”ungkap Rizki bidang Humas PDAM Tirta Patriot kepada Cendana News, Kamis (12/11/2020).

Dampak dari pencemaran tersebut imbuhnya PDAM harus lebih ekstra untuk dapat meminimalisir gangguan agar suplay air bisa maksimal dan tidak mendapat keluhan pelanggan.

Diakuinya ada keluhan pelanggan dalam beberapa hari terakhir, akibat tersendatnya pendistribusian air baku ke pelanggan. Hal tersebut tidak lain agar air yang sampai lebih baik.

“Kalau air yang tercemar disitribusikan akan jadi persoalan nantinya ke pelanggan. Diharapkan pelanggaran bisa memahami kondisi yang terjadi,”ungkap Rizky.

Saat ini dia memastikan kondisi air baku PDAM Tirtapatriot sudah membaik. Distribusi air bersih kembali normal dan PDAM sudah melakukan pengurasan jaringan

Semoga dugaan pencemaran ini segera dapat diatasi mulai dari hulu sehingga pelayanan PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi dapat kembali normal.

“Kondisi terkini, bahwa kondisi Air Baku sudah kembali normal dan pihak PDAM Tirta Patriot pun sudah melakukan pengurasan jaringan di beberapa titik wilayah pelanggan PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi agar pelayanan distribusi air bersih dapat digunakan seperti biasa oleh pelanggan PDAM Tirta Patriot,” paparnya.

Pencemaran kali Bekasi dibenarkan oleh Tim Patroli atau Satgas DLH Jabar khusus Das Kali Cileungsi, Pendri. Dikatakan pencemaran terjadi beberapa hari terakhir sangat luar biasa busa menutupi aliran sungai Cileungsi hingga ke Kali Bekasi.

“Pencemaran sebenarnya terjadi setiap hari. Hanya hujan yang membuat tidak terlihat, karena warna air menjadi butek,” kata Pendri.

Saat ini pun meski hujan pencemaran masih di rasakan seperti bau menyengat bisa dirasakan sampai radius seratus meter tercium sampai ke rumah warga. Kedua busa air kadang hitam atau hijau keputihan aromanya juga mengeluarkan bau menyengat apalagi saat warna air hitam akibat pencemaran.

“Kami yang berada di bantaran Kali Cileungsi, sudah biasa alias kebal dengan aroma menyengat akibat limbah yang terus terjadi. Mau bagaimana lagi tidak ada solusi meski berulang kali diprotes,”tukasnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan beberapa hari kedepan, tim patroli Satgas DLH Jabar yang dibentuk akan melakukan susur sungai untuk mencari sumber pencemaran di Kali Cileungsi hingga Kali Bekasi.

“Tim Patroli Sungai adalah bentukan DLH Jabar, khusus memantau dan melaporkan kondisi sungai. Kami dibagi beberapa zona dari Bogor, Depok hingga Kota Bekasi. Pencemaran yang terjadi sebenarnya dari hulu Cileungsi,”pungkasnya.

Lihat juga...