Kasus Positif Covid-19 di Lamsel Bertambah, Prokes Ditingkatkan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Jimmy Banggas Hutapea, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung Selatan (Lamsel) menyebut, pasien terkonfirmasi positif sesuai data terjadi penambahan kasus positif sebanyak 3 orang, sehingga pada periode 18 Maret 2020 hingga 3 November 2020 tercatat sebanyak 131 positif Covid-19. Pasien sebutnya, telah menjalani isolasi mandiri di Rumah Sakit Bob Bazaar (RSBB), Kalianda.

Penambahan kasus positif tersebut berasal dari tiga kecamatan di Lamsel meliputi Rajabasa, Penengahan dan Kalianda. Sesuai data tiga pasien terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan karyawan dan tenaga kesehatan (nakes) di RSBB.

Ketiga pasien tersebut di antaranya pasien nomor 129 berinisial R, wanita, usia 57 tahun asal Rajabasa hasil tracing kasus positif karyawan RSBB dan telah diisolasi.

Lalu pasien nomor 130 berinisial F, wanita, usia 53 tahun asal Kalianda hasil tracing kasus karyawan RSBB. Pasien tersebut dinyatakan tanpa gejala dan telah diisolasi. Kemudian pasien nomor 131, wanita, usia 36 tahun, asal Kecamatan Penengahan hasil tracing tenaga kesehatan di Puskesmas Penengahan. Ketiga pasien telah diisolasi sesuai waktu yang telah ditentukan.

“Ketiga pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang merupakan karyawan dan tenaga kesehatan di RSBB telah menjalani isolasi mandiri sehingga diharapkan segera pulih. Protokol kesehatan (prokes) di rumah sakit dan wilayah potensial penyebaran Covid-19 harus semakin diperketat,” terang Jimmy Banggas Hutapea saat dikonfirmasi, Selasa (3/11/2020).

Sebelum tiga kasus terkonfirmasi positif, ada sebanyak 28 orang menjalani isolasi mandiri. Sementara kasus lama tercatat sebanyak 128 orang dengan angka kematian mencapai 6 orang di wilayah Lampung Selatan. Dari sebanyak 17 kecamatan di Lamsel tiga kecamatan masih berstatus zona hijau meliputi Way Sulan, Candipuro dan Rajabasa. Sebanyak 14 kecamatan lain dinyatakan masuk zona kuning.

Sesuai data kecamatan dengan zona kuning terbanyak kasus positif berada di Kecamatan Natar dengan jumlah kasus 52 orang. Urutan kedua di Kecamatan Jati Agung dengan jumlah kasus positif mencapai 31 orang, kecamatan Kalianda terkonfirmasi positif sebanyak 12 orang. Meski sejumlah wilayah masuk zona hijau ia mengimbau agar masyarakat tidak lengah.

“Penerapan protokol kesehatan (prokes) dengan memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun harus ketat,” bebernya.

Pendisiplinan prokes di akses keluar masuk wilayah Lampung terus dilakukan sejumlah pihak. Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Arianto, saat berkunjung ke pelabuhan Bakauheni meminta pelaku perjalanan memakai masker standar.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Arianto, membagikan masker cegah penyebaran Covid-19 kepada calon penumpang di terminal eksekutif Bakauheni, belum lama ini – Foto: Henk Widi

Sejumlah fasilitas untuk menjaga kesehatan fisik berupa makanan bergizi selalu dianjurkan. Stake holder terkait diminta memperketat proses pemeriksaan bagi penumpang.

“Saat masuk ke area pelabuhan semua penumpang wajib memakai masker dan petugas memindai suhu tubuh,” bebernya.

Suwoyo, koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang Wilker Bakauheni menyebut, tidak ada kelonggaran. Setiap calon penumpang wajib memakai masker, mencuci tangan sebelum masuk area pelabuhan, menjaga jarak. Penyiapan ruang isolasi untuk penanganan pada penumpang yang memiliki suhu tinggi telah dilakukan.

“Saat ini kesadaran masyarakat mulai kendor untuk menjaga protokol kesehatan sehingga perlu pendisiplinan,” terangnya.

Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap Ketapang menyebut, setiap kecamatan dan desa wajib untuk kembali mengaktifkan gugus tugas Covid-19.

Protokol kesehatan tetap wajib dilakukan dalam sejumlah kegiatan kemasyarakatan. Meski acara hajatan dan pesta telah digelar ia berpesan agar penyelenggara menerapkan disiplin prokes.

Lihat juga...