Kawasan Barito Utara Potensial Kembangkan Jahe Merah

MUARA TEWEH  – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, melakukan kunjungan ke kawasan tanaman jahe merah (Zingiber officinale var) di sekitar areal tambang batu bara milik PT Mitra Barito di wilayah Desa Paring Lahung Kecamatan Montallat.

“Kunjungan ini agar kedepannya masyarakat desa di daerah ini bisa mencontoh untuk membudidayakan tanaman jahe merah yang punya nilai ekonomis,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan dan Masyarakat Desa Kabupaten Barito Utara, Eveready Noor, saat berada di kawasan tanaman jahe merah di wilayah Desa Paring Lahung, Selasa.

Dalam kunjungan ke kebun tanaman jahe merah di kawasan lahan PT MB yang juga milik pribadi Bupati Barito Utara Nadalsyah itu, pemerintah daerah mengajak para camat dan perwakilannya dari sembilan kecamatan dan sejumlah kepala desa di Barito Utara.

Menurut dia, diharapkan melalui kunjungan ini setiap desa dan masyarakatnya dapat mengembangkan tanaman jahe merah ini guna menunjang kebutuhan keluarga serta memberikan pengetahuan tentang tata cara penanaman jahe merah dan tanaman lainnya.

“Kita berupaya mendorong para camat dan kepala desa untuk memgembangkan tanaman ini dan kembali mengajak masyarakatnya untuk membudidayakan tanaman jahe merah ini,” kata Eveready Noor.

Kepala Dinas pertanian Barito Utara, Setia Budi, menambahkan bahwa yang di daerah ini sudah terbentuk sebanyak 543 kelompok tani yang sudah terdaftar di Dinas Pertanian.

“Adapun di masa saat ini kita harus melakukan inovasi-inovasi khususnya dalam pertanian dimana kita tahu bersama bahwa Kalteng berupaya menjadi wilayah kawasan lumbung pangan atau Food Estate. Mengingat akan hal itu diharapkan kita semua hendaknya termotivasi untuk itu,” katanya.

Salah satu implementasi inovasi yang nyata yaitu seperti kegiatan pada hari ini yaitu pengembangan budidaya jahe merah yang digalakkan oleh Bupati Barito Utara.

“Dalam kegiatan hari ini hendaknya kita semua dapat termotivasi dalam upaya pengembangan inovasi pertanian, salah satu hal nyata adalah apa telah dilakukan oleh Bupati Barito Utara Nadalsyah yaitu budidaya jahe merah yang kita ketahui bersama memiliki nilai jual yang tinggi,” kata Budi.

Bupati Barito Utara Nadalsyah menyampaikan dengan keberhasilan budidaya tanaman yang telah dilakukannya tersebut secara pribadi mengundang unsur pemerintah daerah setempat. Dalam hal ini Dinas Pertanian dimana sektor yang menangani masalah pertanian, unsur PKK, serta seluruh unsur perangkat daerah agar bersama-sana saling membagi ilmu dalam penerapan budidaya tanaman yang memiliki nilai jual tinggi. Dalam hal ini tanaman jahe merah.

Dengan keberhasilan budidaya yang telah dilakukan ini maka diharapkan kita semua dapat menciptakan inovasi-inovasi baru terlebih dalam hal tanaman pangan yang mana dapat menambah nilai peningkatan ekonomi.

“Semoga dengan keberhasilan budidaya yang telah kami laksanakan ini dapat menginspirasi seluruh elemen masyarakat agar dapat mengembangkan budidaya berbagai macam tanaman pangan dan dapat meningkatkan ekonomi wilayah agar Barito Utara menjadi wilayah yang mandiri dengan ketahanan pangan yang baik,” ujarnya.

Dia mengharapkan dengan ini dapat meningkatkan motivasi kepada warga masyarakat kabupaten Barito Utara dalam hal budidaya tanaman tanaman jahe merah yang memiliki nilai jual tinggi dan banyak dibutuhkan di berbagai daerah.

“Ke depannya juga diharapkan masyarakat dapat menanam berbagai macam tanaman keluarga di rumahnya masing-masing agar dapat memanfaatkan area-area rumah yang dapat dimanfaatkan untuk menanam tanaman lainnya sehingga tercipta kemandirian di lingkungan keluarga,” harap Nadalsyah.

Budidaya jahe merah milik Bupati Nadalsyah ini dikembangkan dalam skala besar sebanyak 3.500 karung seluas 0,5 hektare dengan sistem ‘bigbag’ yakni menggunakan polybag besar atau karung. Sistem ini menggunakan media tanam karung ukuran di atas 25 kilogram dan 50 kg. (Ant)

Lihat juga...