Kawasan Pantai Favorit Anak di Lamsel Berolah Raga

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Masa pandemi berimbas aktivitas di luar ruangan kerap dibatasi menghindari penyebaran virus Covid-19. Namun di wilayah pedesaan pesisir Lampung Selatan (Lamsel), aktivitas di luar ruangan bisa jadi salah satu pilihan positif.

Andi, warga di Desa Maja, Kecamatan Kalianda, menyebut, selain bermain anak-anak juga suka melakukan aktivitas olah raga ringan di kawasan pantai.

Kegiatan di luar ruangan menurut Andi juga menghindari anak-anak bermain gawai di dalam rumah. Sebab selama masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) anak-anak dominan memakai gawai untuk mengerjakan tugas sekolah. Kecenderungan bermain gawai sebutnya, juga  bisa dikurangi dengan aktivitas di tepi pantai, salah satunya melatih merpati balap.

Aktivitas melatih merpati balap sebutnya, jadi alternatif mengajak anak melakukan kegiatan positif. Kegiatan fisik melatih merpati balap saat pagi hingga siang, bagus untuk mendapat sinar matahari. Anak-anak pun bisa sekaligus berolah raga ringan. Melatih merpati balap bagi anak-anak juga bisa merupakan perpaduan olah raga seperti berjalan kaki, lari, dan berinteraksi ringan lainnya dengan rekan sebaya di tempat terbuka.

“Udara pantai yang bersih sekaligus mendukung anak-anak mendapatkan pasokan oksigen lebih banyak dibandingkan hanya melakukan aktivitas di rumah. Bagi anak-anak bisa mengurangi obesitas karena didorong kegiatan fisik yang bagus pada masa pertumbuhan,” beber Andi saat ditemui Cendana News, Jumat (13/11/2020).

Selain kegiatan melatih merpati balap, Andi menyebut, anak-anak juga kerap melakukan aktivitas olahraga seperti sepak bola dan bola voli. Lokasi pantai yang luas dengan pasir putih dan air yang jernih sangat mendukung. Kreativitas anak-anak yang menyukai olahraga memanfaatkan alam terbuka jadi pilihan murah meriah.

Anak-anak sebutnya, juga kerap memanfaatkan pantai untuk bermain bola air. Aktivitas bermain bola di pantai menyerupai polo air kerap jadi pilihan yang disukai anak-anak. Aktivitas di luar ruangan sebut Andi, bisa melatih kebersamaan dan solidaritas bagi anak-anak. Selama masa tidak belajar di sekolah, sejumlah aktivitas olah raga pun tetap bisa dilakukan.

“Kegiatan renang bagi anak-anak di pantai tanpa harus ke kolam tetap bisa menjadi sarana untuk belajar,” cetusnya.

Aminudin, salah satu anak usia SD yang ikut bermain merpati balap menyebut, kegiatan di luar ruangan jadi pilihan tepat. Usai bermain merpati ia bisa bermain sepak bola mini dan dilanjutkan aktivitas renang. Area pantai berpasir yang digunakan untuk bermain jadi pilihan pengisi waktu luang. Bermain pada alam terbuka sekaligus menjadi kegiatan olah raga yang membahagiakan.

“Oleh orang tua kami kerap diminta untuk banyak melakukan aktivitas di luar ruangan agar lebih berkeringat jadi bisa lebih sehat,” paparnya.

Susanti, salah satu warga di Desa Maja menambahkan, kerap mengajak anak bermain di luar ruangan. Pantai sebutnya akan jadi tempat yang bagus untuk melatih anak-anak berenang. Kondisi Pantai Maja yang bersih dengan air jernih dan dangkal jadi pilihan.

Susanti, mengajak anak-anak dan keponakan untuk berlatih renang di tepi Pantai Maja, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Jumat (13/11/2020) – Foto: Henk Widi

“Lokasi untuk belajar renang jauh dari terjangan ombak sehingga cukup aman untuk aktivitas anak-anak,” tegasnya.

Sebagian anak yang akan belajar renang bisa memanfaatkan fasilitas ban dalam bekas. Ban dalam bekas yang berfungsi sebagai pelampung  menjadi sarana untuk melatih anak-anak berenang.

Aktivitas rekreasi yang dilakukan pada tepi pantai sekaligus melatih ketahanan fisik anak-anak. Paparan sinar matahari dan air laut memang berpotensi  meningkatkan ketahanan fisik anak-anak.

Lihat juga...