KBM Tatap Muka, DPRD Bekasi Minta Disdik Siapkan Pengawas

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Jawa Barat, Sardi Effendi, meminta Dinas Pendidikan (Disdik) menyiapkan pengawas pendidikan menyambut dibukanya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tatap Muka.

“Saya sudah minta ke Dinas Pendidikan Kota Bekasi, untuk ikut menyiapkan pengawas sekolah dalam proses pembukaan KBM tatap muka, di tengah pandemi Covid-19,” ungkap Sardi Effendi saat dikonfirmasi Cendana News, Kamis (19/11/2020).

Menurutnya, berkaitan dengan kebijakan pendidikan KBM tatap muka di masa pandemi, tentunya kebijakan yang dikeluarkan tidak berdiri sendiri. Tetapi harus ditopang oleh kebijakan kesehatan lainnya.

Pasalnya saat simulasi KBM tatap muka dilakukan, tentu juga berkaitan dengan protokol kesehatan (prokes) yang harus disiapkan dan dilakukan monitoring evaluasi.

Dengan adanya peran pengawas sekolah, ke depan bisa memperketat penerapan prokes selama kegiatan KBM tatap muka.

Berkaitan dengan rencana KBM tatap muka oleh Disdik Kota Bekasi menurutnya, harus dilihat analisanya, pertama terkait dengan kajian epidemologi, kedua ada penilaian kesehatan publik masyarakat Kota Bekasi dan ketiga, penilaian sarana maupun prasarana yang disiapkan oleh pemerintah Kota Bekasi.

“Nah dari ketiga analisa tersebut saya melihat untuk Kota Bekasi sangat siap dalam penanganan pandemi Covid-19, baik dari sarana dan prasarana kesehatannya,” tegas Sardi.

Sementara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, mengatakan, bahwa rencana simulasi KBM tatap muka secara terbatas di wilayah setempat sudah disampaikan ke Kemendikbud RI.

“Kami sudah bersurat resmi ke Kemendikbud untuk menggelar simulasi KBM tatap muka jilid II  pada 10 November 2020 lalu. Saat ini masih menunggu balasan,” ujarnya mengaku mulai melakukan persiapan pelaksanaan simulasi.

Ditegaskan bahwa rencana simulasi KBM tatap muka akan kembali digelar pada awal semester II tahun depan, 11 Januari 2021. Persiapan Disdik terus dilakukan.

Diketahui, sebelumnya di Kota Bekasi ada beberapa sekolah yang pada Agustus lalu sudah melakukan simulasi KBM tatap muka. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, sebelumnya juga telah membenarkan bahwa Pemkot melalui Disdik sudah kembali bersurat ke Kemendikbud terkait wacana KBM tatap muka.

Beberapa kali dia menegaskan bahwa rencana KBM tatap muka Pemkot Bekasi berpegang pada pedoman tingginya total kesembuhan pasien Covid-19 secara kumulatif.

Menurutnya, terkait zona sebagai ketentuan sifatnya fluktuatif. Tapi jika izin KBM tatap muka mengacu pada pengendalian, maka di Bekasi angka kesembuhan tinggi.

Lihat juga...