Kelezatan Soto Mi Bogor yang Menggugah Selera

Editor: Mahadeva

JAKARTA – Soto, merupakan menu kuliner khas Indonesia. Setiap daerah memiliki menu makanan tersebut dengan ciri khas masing-masing, seperti Soto Mi Bogor, yang merupakan menu khas Bogor, Jawa Barat.

Kuliner berkuah panas tersebut menggunakan mi kuning, yang terbuat dari tepung beras sebagai bahan utama. Kekhasan lainnya, adalah keberadaan irisan daging, kikil, dan risol. Ketiga bahan tersebut dicampur dengan irisan kol dan tomat, juga bawang goreng, daun bawang dan seledri.

Setelah semua tercampur, kemudian diguyur air kaldu daging sapi, yang telah diberi bumbu rempah-rempah. Aroma Soto Mi Bogor tercium sedap, dan akan semakin nikmat ketika disantap bersama sambal dan acar timun.

Keberadaan perasan potongan jeruk nipis dan jeruk limau, dapat menambah kesegaran rasa ketika disantap hangat-hangat. “Saya selalu jaga kualitas rasa, bahannya juga komplit tidak menghilangkan citra khas Bogor-nya,” kata pedagang Soto Mi Bogor, Maman, kepada Cendana News saat ditemui di warung yang berada di Jalan Kamboja Dalam, Kelurahan Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu (28/11/2020).

Soto Mi Bogor yang disajikan di warung Soto Mi Bogor Pak Maman, yang ada di Jalan Kamboja Dalam, Kelurahan Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu (28/11/2020). Foto: Sri Sugiarti

Meskipun Maman kelahiran Bandung, Jawa Barat, tapi ia mengaku sangat menyukai Soto Mi Bogor. Hal itu yang mendorongnya belajar cara memasak kuliner khas Bogor tersebut. Setelah sebelumnya hanya dinikmati bersama keluarga, kini Soto Mi Bogor racikannya dijadikan menu usaha. Berjualan pertama kali memakai gerobak dan mangkal di samping Puskesmas Kampung Baru, Jakarta Timur.

Pembelinya kebanyakan karyawan Puskesmas, dan masyarakat yang berobat. “Pertama jualan di 1995, satu porsi Rp4.000, kalau sekarang mah Rp15.000,” ujar pria kelahiran Bandung 65 tahun lalu tersebut.

Di 2019, Maman memindah usahanya ke Jalan Komboja Dalam, dengan menyewa ruko. Sedangkan istri dan anaknya tetap berjualan Soto Mi Bogor di samping Puskesmas tersebut. Maman menyebut, kuliner khas Bogor tersebut memiliki cita rasa yang unik. Semuanya karena perpaduan daging, mi kuning, risol, tomat dan kuah soto, yang diyakini membuat rasa dari Soto Mi menjadi nikmat untuk disantap. Kuah soto yang berwarna kemerahan, yang timbul dari campuran cabai merah di dalam bumbu rempah.

Untuk membuat bumbu, Maman memanfaatkan jahe, lengkuas, sereh, lada, bawang merah, bawang putih, merica, dan kemiri. Semua bahan diuleg hingga halus, kemudian ditumis sampai sedikit menguning dan mengeluarkan aroma sedap.

Setelah masak, angkat bumbu dan dimasukkan kedalam kuah kaldu sapi, yang kemudian dimasak hingga mendidih. Untuk daging, direbus hingga teksturnya lembut dan terasa tidak alot. Begitu juga kikil, harus direbus terlebih dahulu, agar bisa dinikmati. “Sehari jualan ngabisin daging 2,5 kilogram. sebelum Corona bisa lebih. Tetap harus bersyukur, pelanggan masih ada,” ujar ayah dari empat orang anak tersebut.

Soto Mi Bogor menurutnya, sangat cocok untuk disantap sebagai menu utama baik untuk makan pagi, siang atau malam. “Saya pukul 06.00 WIB, sudah buka. Karena banyak yang sarapan pagi di sini, menyantap Soto Mi Bogor ini,” tandasnya.

Andin Safira, salah satu pembeli mengaku, awalnya tidak suka kuliner Soto Mi Bogor. Namun setelah mencicipi, akhirnya malah ketagihan. “Pas nyobain, ternyata segar dan rasanya enak, jadi ketagihan beli. Menggugah selera makan,” ungkap Andini.

Lihat juga...