Kontrak Guardiola di Manchester City Diperpanjang Hingga 2023

Manajer Manchester City, Pep Guardiola – Foto Ant

JAKARTA – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, telah menandatangani kontrak baru berdurasi dua tahun, yang akan mempertahankan dia di klub tersebut hingga akhir musim 2022-2023.

Pelatih asal Spanyol tersebut, telah membawa City meraih dua gelar Liga Premier dan satu Piala FA sejak kedatangannya pada 2016 silam. “Perpanjangan kontrak Pep adalah langkah alami berikutnya, dalam perjalanan yang berkembang selama bertahun tahun. Ini adalah produk dari rasa saling percaya dan rasa hormat yang ada antara dia dan seluruh klub,” kata ketua City, Khaldoon Mubarak, dalam satu pernyataan, Kamis (19/11/2020).

Masa tinggalnya selama lima tahun di City saat ini adalah yang terlama di satu klub, sejak ia mengawali karir manajerial pada 2008. Pelatih berusia 49 tahun itu melatih Barcelona pada 2008-12, dan menghabiskan tiga tahun di klub Jerman, Bayern Munich, sebelum bergabung dengan City.

“Sejak saya tiba di Manchester City, saya dibuat merasa sangat diterima di klub dan di kota itu sendiri. Sejak saat itu kami telah mencapai banyak hal bersama, mencetak gol, memenangi pertandingan dan trofi, dan kami semua sangat bangga dengan keberhasilan itu,” kata Guardiola.

Manajer Fiorentina, Cesare Prandelli – foto Ant

Sementara itu dari Italia, Cesar Prandelli, baru saja mengawali tenor keduanya melatih Fiorentina, sejak ditunjuk sepekan lalu. Prandelli mengungkapkan kepercayaan dirinya, bahwa ia bakal ditawari kontrak baru oleh La Viola dalam 2-3 bulan ke depan.

Prandelli menjadi pelatih ketiga, yang dipekerjakan Fiorentina sejak klub itu berganti kepemilikan ke tangan taipan Amerika, Rocco Comisso mulai Juni tahun lalu. Pendahulu Prandelli, Giuseppe Iachini dipecat pada 9 November, setelah tak sampai setahun menduduki kursi pelatih Fiorentina menggantikan Vincenzo Montella sejak 23 Desember 2019.

Prandelli hanya diberi kontrak yang durasinya habis di pengujung musim ini, dan tren pergantian pelatih bahkan sudah memunculkan isu siapa calon penggantinya nanti. Namun, mantan pelatih tim nasional Italia itu menepis rumor tersebut, dan menyatakan kepercayaan diri bahwa ia akan bisa memaksa Fiorentina menyodorkan tawaran kontrak baru dalam waktu dekat. “Mereka akan menawari saya perpanjangan kontrak setelah dua atau tiga bulan,” kata Prandelli, Kamis (19/11/2020).

Prandelli datang dengan rekam jejak sebagai pelatih yang punya tenor terlama menangani Fiorentina yakni dalam durasi 2005-2010. Dalam empat dari lima musim itu, Prandelli selalu sukses membawa Fiorentina finis di paruh atas klasemen, bahkan dua kali tampil di Liga Champions. Catatan menterengnya di Fiorentina pula yang mengantarkan Prandelli mendapat tawaran menangani timnas Italia, yang ia duduki medio 2010-2014.

Setelah mundur dari Gli Azzurri, karena kegagalan di Piala Dunia 2014, Prandelli mengembara ke Turki menangani Galatasary, ke Spanyol bersama Valencia, bahkan Uni Emirat Arab untuk menukangi Al-Nasr, sebelum 2018 lalu pulang ke Italia untuk bekerja di Genoa. “Dalam 15 tahun terakhir, Fiorentina selalu ada di benak saya. Kemana pun kaki melangkah, saya selalu mencintai klub ini, atas sambutan hangat yang selalu saya dapat dan betapa banyak yang mereka beri untuk saya. Saya berharap bisa memberi sama banyaknya dalam beberapa bulan ke depan,” pungkasnya.

Prandelli mewarisi Fiorentina yang berada di urutan ke-12 klasemen, dan hanya memenangi dua dari tujuh pertandingan pertama musim ini, dengan tiga lainnya berbuah kekalahan, di bawah arahan Iachini. Tenor kedua Prandelli akan dimulai dengan laga menjamu Benevento pada Minggu (22/11/2020). (Ant)

Lihat juga...