Kota Cirebon Buka Wisata Religi Keliling Masjid Tua

Tujuh orang muazin mengumandangkan Azan sebelum Salat Jumat di Masjid Sang Cipta Rasa, yang ada di Kompleks Keraton Kasepuhan, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (27/3/2020) – Foto Dok Ant

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, menyambut baik gagasan membuka wisata religi berkeliling masjid tua. Kegiatan tersebut diyakini bisa mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kota Cirebon.

“Kota Cirebon, memiliki potensi yang luar biasa untuk wisata religi. Dan adanya pembukaan wisata religi keliling masjid kuno (tua) ini tentu sangat kami dukung,” kata Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati, Sabtu (21/11/2020).

Dengan potensi yang dimiliki, Kota Cirebon juga bisa mengalahkan daerah lain, untuk bersaing di destinasi wisata religi. Untuk bisa melebihi Yogyakarta dan Solo, Kota Cirebon diyakini sangat mampu, dikarenakan selain memiliki sejumlah keraton untuk berwisata, juga mempunyai destinasi religi bangunan masjid kuno yang jumlahnya cukup banyak. “Wisata religi masjid kuno ini yang tidak dimiliki daerah lain dan Kota Cirebon punya itu semua,” kata Eti.

Eti, mewakili Pemerintah Kota Cirebon berterima kasih kepada At Taqwa Center, yang telah menggagas kegiatan wisata religi ke sejumlah masjid-masjid kuno yang ada. Dengan kegiatan tersebut, diharapkan bisa membangkitkan kunjungan wisata ke Kota Cirebon.

Ketua At Taqwa Center, Ahmad Yani menjelaskan, inisiasi kegiatan wisata religi keliling masjid kuno berawal dari banyaknya kunjungan wisatawan ke Masjid Raya At Taqwa dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Namun, Kota Cirebon tidak hanya memiliki Masjid Raya At Taqwa, yang dibangun pada 1905, ada juga masjid-masjid kuno lainnya. “Untuk tahap awal ada lima masjid kuno yang akan dikunjungi. Selain Masjid Raya At Taqwa juga ada Masjid Agung Sang Cipta Rasa, Jagabayan, Pejlagrahan dan Pakungwati,” ungkap Yani.

Untuk dapat berwisata religi, wisatawan cukup membayar Rp50 ribu, dengan diantar menggunakan bus pariwisata Citros, menuju masjid-masjid kuno tersebut. (Ant)

Lihat juga...