KPU Ngawi Mulai Distribusikan APD Pilkada 2020

NGAWI – KPU Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mulai mendistribusikan logistik berupa Alat Pelindung Diri (APD), yang akan digunakan untuk pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi 2020, ke tingkat kecamatan dalam hal ini Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Ketua KPU Ngawi, Prima Aequina Sulistiyanti mengatakan, pengiriman logistik APD tersebut mulai dilakukan, mengingat pelaksanaan Pilkada Kabupaten Ngawi digelar di masa pandemi COVID-19. APD tersebut untuk mendukung penerapan protokol kesehatan yang saat ini menjadi prioritas. “Pengiriman APD ke tingkat PPK sudah dilakukan selama sepekan terakhir. APD tersebut digunakan untuk mendukung pelaksaan Pilkada Ngawi 2020 yang digelar di masa pandemi COVID-19 dengan mengutamakan protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Prima Aequina, Senin (23/11/2020).

Menurutnya, APD yang dikirim tersebut meliputi ember tempat penampung air untuk cuci tangan, cairan pembersih tangan atau handsanitizer, tisu, alat penyemprot disinfektan, sarung tangan. Logistik tersebut dikirim KPU pada masing-masing PPK di 19 kecamatan. Untuk selanjutnya diteruskan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing desa atau kelurahan dan kepada KPPS.

Selain mulai mendistribusikan APD, KPU Ngawi juga telah menerima sejumlah logistik seperti kotak suara, bilik suara, surat suara, dan tinta. Untuk surat suara, jumlah yang diterima KPU Ngawi mencapai 703.945 lembar. Jumlah tersebut sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) ditambah dengan 2,5 persen surat suara cadangan, dan sekitar 2.000 lembar surat suara untuk kebutuhan pemungutan suara ulang. “Setelah kami terima, rencananya besok kami melakukan seting kotak suara serta sortir dan pelipatan surat suara,” jelasnya.

Sesuai rencana, pemungutan suara Pilkada Ngawi 2020 akan digelar pada 9 Desember. Pilkada Ngawi 2020 hanya diikuti satu pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni pasangan Ony Anwar-Dwi Rianto Jatmiko alias Antok yang berslogan OK. Pasangan tersebut didukung oleh 10 partai politik pengusung, yakni PDI Perjuangan (20 kursi), Golkar (5 kursi), PKB (4 kursi), Gerindra (4 kursi), PKS (4 kursi), PAN (3 kursi), Nasdem (2 kursi), PPP (1 kursi), Hanura (1 kursi), dan Demokrat (1 kursi). (Ant)

Lihat juga...