Kunjungan Objek Wisata Bahari di Lamsel Meningkat

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Sejumlah objek wisata bahari di Kabupaten Lampung Selatan alami jumlah kunjungan. Peningkatan tersebut terjadi selama musim libur panjang Maulid Nabi Muhammad dan cuti bersama sejak Kamis 29 Oktober 2020 hingga 1 November 2020.

Syaifuddin Djamilus, Kepala Bidang Pengembangan dan Destinasi Kabupaten Lampung Selatan saat dihubungi, Minggu (1/11/2020). Foto: Henk Widi

Rahmat, ketua kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Ragom Helau menyebut rata rata perhari kunjungan lebih dari 500 orang. Jumlah tersebut didominasi oleh wisatawan domestik atau berasal dari wilayah Lampung. Sebagian wisatawan berasal dari Jakarta, Palembang dan luar wilayah Lampung.

Pembenahan fasilitas sebutnya jadi daya tarik bagi wisatawan. Meski kunjungan meningkat ia menyebut pengelola objek wisata menerapkan protokol kesehatan (prokes). Sebelum masuk ke objek wisata pantai pengunjung didata identitas, asal, dipindai suhu tubuh. Sejumlah fasilitas tempat cuci tangan dengan sabun, jaga jarak diterapkan pada objek wisata.

“Wisatawan yang berkunjung ke objek wisata pulau Mengkudu datang dengan moda transportasi mobil, motor sebagian memilih memakai perahu dari pantai pesisir Kunjir dan pantai Belebuk dengan sistem antar jemput,” terang Rahmat saat dikonfirmasi Cendana News, Minggu (1/11/2020)

Sama halnya dengan objek wisata Pulau Mengkudu, di wilayah Bakauheni kunjungan ke pantai Minangruah juga meningkat. Saiman Alex,saat dikonfirmasi menyebut tiga hari libur panjang rata rata kunjungan mencapai 500 orang. Puncaknya pada Minggu (1/11/2020) Pokdarwis Minangruah Bahari mencatat kunjungan mencapai 700 orang dalam sehari.

Minat wisatawan berkunjung ke pantai Minangruah sebut Saiman Alex karena lokasi dekat pelabuhan Bakauheni. Berjarak hanya empat kilometer objek wisata itu bisa ditempuh selama setengah jam. Pengelola objek wisata bahari telah menyediakan wahana banana boat dan wahana untuk renang. Spot foto dengan latar belakang tebing menjadi daya tarik bagi wisatawan.

“Puncaknya selama libur panjang hari ini jumlah kunjungan hampir tembus seribu orang meski lebih sedikit dibandingkan sebelum Covid-19,” beber Saiman Alex.

Hadi Kusuma, ketua Pokdarwis Batu Putih Bahari pengelola pantai Batu Putih Ketapang menyebut kunjungan mencapai 1500 orang. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding hari libur biasa dengan jumlah hanya mencapai ratusan orang. Fasilitas tempat parkir dan pemandangan pantai menarik membuat wisatawan memilih pantai timur Lamsel itu.

Daya tarik pantai dengan penataan yang estetis jadi pilihan bagi Gita, salah satu wisatawan asal Penengahan. Ia mengaku memilih mengunjungi pantai Semukuk di Desa Pauh Tanjung Iman, Kecamatan Kalianda. Pantai itu menjadi tempat untuk berfoto dan menikmati matahari terbenam (sunset). Fasilitas tempat duduk dan lokasi untuk berenang jadi daya tarik baginya.

“Bagus untuk mengisi galeri Instagram sekaligus melepas penat karena saya masih kerja, awal pekan harus bekerja lagi,” bebernya.

Syaifuddin Djamilus, kepala bidang Pengembangan dan Destinasi ,Dinas Pariwisata Lamsel menyebut sejumlah objek wisata bahari alami peningkatan kunjungan. Namun ia menyebut belum menerima laporan jumlah pasti. Objek wisata di bawah pantauan Dinas Pariwisata terutama Pokdarwis binaan sebutnya wajib mengirimkan data jumlah kunjungan.

“Belum ada laporan namun dari pantauan sementara rata rata alami kenaikan jumlah kunjungan dibandingkan libur hari biasa,” terang Syaifuddin Djamilus.

Laki laki yang akrab dipanggil Aep itu menyebut sejumlah objek wisata tetap diminta menjaga prokes. Mengantisipasi virus Covid-19 objek wisata tetap harus memperhatikan jumlah kapasitas wisatawan. Sebab kondisi kerumunan harus dihindari meminimalisir penyebaran Covid-19. Kenaikan jumlah wisatawan menjadi penyumbang pendapatan bagi pengelola dan penghasilan bagi warga di sekitar objek wisata.

Lihat juga...